Masyarakat Lebih Pilih Pil KB Dibanding Penunda Kehamilan Lain

Ilustrrasi keluarga Berencana

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Masyarakat Kabupaten OKU Timur dalam menunda kehamilan lebih memilih menggunan implant, Susuk maupun pil KB. Dibandingkan tiga jenia alat kontrasepsi tersebut, masyatakat lebih domina dalam menggunakan pil KB.

Kepala Badan Keluarga Berencana Keluarga Sejahtera (BKBKS) Kabupaten OKU Timur Juwairiyah Kamis (26/10/2017) mengatakan, alasan masyarakat lebih memilih pil untuk ber KB karena dinilai lebih gampang. Namun lanjutnya, jika masyatakat mengetahui kelebihan dari implant dan susuk masyarakat akan memilih salah satu dari keduanya karena kedua jenis alat kontrasepsi tersebut memiliki jangka waktu yang cukup lama.

“Pengguna KB dengan pil saat ini  cukup tinggi mencapai158 persen, sedangkan untuk suntik sebanyak 56 persen, IUD 25 persen, implan 38 persen, MOW 52 persen, MOP 14 persen, dan kondom 87 persen,” katanya.

Sementara untuk target aseptor KB saat ini sebanyak 24.815 aseptor yang sudah tercapai sebanyak 18.528 aseptor atau sebesar 75 persen hingga September 2017.

“Kita akan berusaha dengan maksimal agar apa yang ditargetkan bisa tercapai,” katanya.

Sedangkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat lanjutnya, petugas selalu melakukan sosialisasi dan penyuluhan KB di lapangan. Selain itu dilakukan juga pelayanan KB keliling untuk membantu masyarakat agar lebih gampang mendapatkan pelayanan KB.