FKH saat melakukan

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Pemanasan global yang menyebabkan meningkatnya suhu panas bumi akibat banyaknya rumah kaca yang dibangun tanpa diiringi dengan penghijauan membuat sejumlah komunitas di OKU Timur bergabung dan membentuk sebuah organisasi yang diberi nama Forum Komunitas Hijau (FKH).

Pembentukan FKH sendiri bermula dari minimnya kesadaran masyarakat dalam memelihara alam untuk tetap hijau, baik dengan membuang sampah, menjaga sungai hingga melestarikan tanaman yang hijau untuk daerah serapan.

Ketika diwawancarai ketua FKH Isyadi mengatakan, FKH saat ini memiliki anggota ratusan orang atau seluruh komunitas yang tersebar di seluruh Kabupaten di OKU Timur. Seluruh komunitas tersebut kata dia, memiliki tanggungjawab masing-masing untuk menjaga dan melestarikan wilayahnya. Selain itu, tanggungjawab dari anggota FKH adalah memberikan pengarahan dan peringatan kepada masyarakat yang tidak menjaga lingkungan.

“Kami konsisten untuk menjaga lingkungan, pasar, sungai untuk menjadi tetap bersih. Kita selalu memberikan pengawasan dan berkomunikasi dengan seluruh komunitas yang ada. Selain itu, fungsi dari FKH ini juga untuk memelihara dan mengawasi ruang hijau agar tetap asri,” katanya.

Menurut Isyadi, pihaknya selalu memberikan pengawasan disetiap lokasi diselenggarakannya kegiatan atau keramaian mengingat selama ini, setiap ada keramaian sampah berserakan serta pohon-pohon terkadang mengalami kerusakan. Untuk itu setiap ada keramaian pihaknya selalu berkoordinasi dengan panitia agar bersedia menjaga lingkungan dan memelihara pohon-pohon yang ada di sekitar kegiatan.

“Tujuan kita adalah googreen. Untuk mengembalikan kondisi alam dan pohon yang rindang kita sudah melakukan penanaman pohon di sejumlah lokasi yang akan berfungsi untuk menyerap polusi,” jelasnya.

Selain memelihara lingkungan dan menciptakan lingkungan hijau kata dia, FKH juga sudah menggandeng bank sampah yang berfungsi untuk mendaur ulang sampah sehingga tidak ada sampah yang dibuang sia-sia dan menyebabkan kerusakan lingkungan.

“Kita merangkul semua yang bersifat lingkungan. Keinginan kita adalah bagaimana lingkungan bisa kembali seperti semula dan masyarakat juga menyadari akan pentingnya menjaga lingkungan tetap bersih dan tetap hijau,” jelasnya.

FKH saat mengikuti pawai budaya

Untuk program kedepan kata dia, pihaknya mewacanakan untuk mencari sebuah lokasi yang akan dijadikan sebagai kampung hijau dimana di desa tersebut akan ditanami berbagai macam jenis tanaman rindang yang nantinya akan menjadi percontohan agar bisa ditiru oleh desa lain.

“Rencananya di daerah Desa Veteran nanti akan kita jadikan Kampung Hijau. Harapan kita akan menjadi percontohan dan menggugah masyarakat lain untuk melestarikan alam tetap hijau,” katanya seraya mengatakan tujuan dari FKH adalah bagaimana mengkampanyekan agar masyarakat mengetahui fungsi dari ruang hijau tersebut.