Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat menerima kepala BNN Provinsi Sumsel dalam rangka perubahan BNK OKU Timur menjadi Instansi Vertikal Selasa (14/11/2017).

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Badan Narkotika Kabupaten (BNK) OKU Timur akan segera berubah menjadi instansi vertikal yang akan menangani masalah Narkoba di Kabupaten OKU Timur. Setelah berubah menjadi Instansi Vertikal BNK OKU Timur nantinya akan melakukan penindakan secara langsung baik dalam proses penangkapan, penyidikan maupun perehaban pengguna narkoba tanpa harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak kepolisian seperti sebelumnya.

Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Antoni Hutabarat usai melakukan pertemuan dengan Bupati OKU Timur HM Kholid MD Selasa (14/11/2017) mengatakan dalam waktu dekat BNK OKU Timur akan segera diresmikan menjadi instansi vertikal dengan jumlah anggota yang akan menangani masalah narkoba sekitar 78 anggota yang terdiri dari kepolisian maupun pegawai negeri.

“Untuk kepala BNK nya jika dari Polri setingkat dengan AKBP anggota TNI atau pegawai negeri setingkat Eselon III. Untuk saat ini belum ada kandidatnya. Kita lihat nanti ya,” katanya.

Menurut Antoni jika ada kasus narkoba yang sedang di proses selain prosesnya dilanjutkan BNK OKU Timur juga nantinya bisa melakukan rehab. Namun untuk rehab saat ini masih dikirimkan ke Lido. Namun kedepan bisa jadi kita memiliki lokasi rehab sendiri sehingga tidak harus dikirim keluar daerah.

“Pemkab OKU Timur sudah menyediakan lahan seluas dua hektare (Ha) ubguk pembangunan lokasi rehabilitasi narkoba tersebut,” katanya.

Menurut Antoni, hingga saat ini wilayah di Provinsi Sumsel penggunaan Narkoba masih cukup tinggi yang justru didominasi oleh anak-anak yang diawali dengan coba-coba maupun iming-iming dari orang dewasa terhadap remaja untuk menggunakan maupun mengedarkan narkoba.

“Tentunya Palembang yang paling tinggi penyalahgunaannya. Namun untuk seluruh daerah penyalahgunaannya masih cukup tinggi. Umumnya dibujuk rayu dan diberi uang sehingga anak-anak tergiur,” katanya.

Antoni menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengatasi peredaran narkoba untuk generasi yang lebih baik karena dalam penanganan Narkoba tidak bisa hanya diatasi oleh pihak BNN sendiri,” katanya.