Ilustrasi pemadaman listrik

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Jaringan Listrik di Kabupaten OKU Timur terutama yang ada di wilayah Kotabaru padam hampir seharian penuh Sabtu (18/11/2017). Belum diketahui secara pasti pemadaman jaringan listrik tersebut. Namun di wilayah Kotabaru Pemadamab terjadi sejak pagi hari hingga sekitar pukul 12.00. Siang.

Ironisnya jaringan listrik hanya menyala beberapa jam saja dan kembali padam sekitar pukul 14.00. pemadaman panjang di wilayah tersebut terjadi hingga pukul 22.00. lebih. Pemadaman yang terjadi malam hari terlebih disertai hujan membuat masyarakat khawatir akan pelaku kejahatan yang mengintai.

“Dari pagi hingga malam hari pemadaman terjadi. Sangat mustahil jika seharian tidak bisa menanggulangi kerusakan. Setiap musim hujan pemadaman selalu terjadi. Tidak berubah setiap tahun sejak puluhan tahun lalu,” ungkap Mang Yo (55) warga Kotabaru sambil menggerutu.

Menurut Mang Yo, hujan yang cukup lama disertai dengan pemadaman Jaringan listrik tentu saja membuat masyarakat khawatir dengan pelaku kejahatan yang dengan mudah mengintai. Baik mengintai rumah maupun Kendaraan yang terparkir hingga pelaku yang mengincar korbannya dijalanan.

Pelaku tindak kejahatan bisa dengan mudah mengincar korbannya dengan kondisi seperti ini. Mestinya bisa menjadi perhatian pemerintah mengenai jaringan listrik ini. Jangan masyarakat yang dijadikan korban. Kalau sudah padam seharian seperti ini. Apa-apa susah,” katanya.

Sedangkan Romzi warga lainnya mengaku harus menghentikan aktifitasnya menjahit karena jaringan listrik tidak berfungsi. Dia mengaku sangat kecewa karena pelayanan PLN yang tidak maksimal justru banyak merugikan masyarakat mulai dari kerusakan peralatan hingga merosotnya perekonomian.

“Seperti saya dan keluarga yang mencukupi kebutuhan dari menjahit. Kami sudah ketergantungan dengan aliran listrik. Pedal kaki sudah diganti dengan mesin. Namun PLN selalu padam yang tidak pernah memikirkan apa yang dialami oleh pelanggan,” katanya.

Dirinya berharap antara PLN dengan pelanggan bisa memperhatikan dan saling mempertanggungjawabkan pelayanan masing-masing. Sebagai penyedia jasa, PLN memiliki kewajiban untuk memberikan yang terbaik untuk pelanggan dan bukan yang mengecewakan. Sedangkan pelanggan kewajibannya adalah membayar rekening setiap bulan.

“Saya menggunakan listrik prabayar. Kalau saya tidak membeli token lampu saya tidak hidup. Kewajiban saya sudah saya penuhi. Kewajiban PLN mana kalau kondisinya seperti ini,” katanya.