Bupati OKU Timur HM Kholid MD (berdiri) saat memaparkan konsep pertanian Organik OKU Timur kepada Bupati Kabupaten Tasikmalaya, saat mempelajari bagaimana cara Tasikmalaya bisa ekspor beras organik ke Luar negeri

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Pemerintah Kabupaten OKU Timur tahun 2018 mendatang akan mendirikan pabrik khsusu padi organik yang rencananya akan dibangun di desa Sumbersuko, Kecamatan Belitang.

Pembangunan pabrik padi organik tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah OKU Timur dalam mewujudkan ekspor beras organik pada tahun 2018 mendatang. Selain pabrik padi organik, Pemerintah OKU Timur juga akan menyediakan karung kemasan yang menarik pembeli, mesin fresh, dan pengembangan kawasan tanam padi organik juga terus dilakukan.

“Padi organik menjadi program unggulan pemerintah OKU Timur. Selain mengutamakan kualitas dan nilai jual yang tinggi di pasaran, peminat beras organik juga cukup banyak sehingga banyak dicari,” ungkap Bupati OKU Timur HM Kholid MD SSos MSi Minggu (19/11/2017).

Bahkan kata Kholid dalam rangka mendukung petani yang bertanam padi organik, Pemerintah akan membangun pabrik khusus penggilingan padi organik, sehingga setiap hasil panen dapat di olah di daerah terdekat, dan tidak perlu khawatir lagi terhadap pengolahannya. Pabrik padi organik dapat menghasilkan kualitas dan nilai jual hasil panen yang tinggi.

“Tahun ini pemkab OKU Timur dapat bantuan Rp. 4 Miliar untuk pengembangan padi organik. Rinciannya sebanyak Rp. 500 Juta direncanakan untuk membangun pabrik khusus penggilingan padi organik,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian OKU Timur Ir Ruzuan Efendi MSi menambahkan pembangunan pabrik khusus penggilingan padi organik saat ini sudah masuk tahapan persiapan administrasi dalam mendukung kesiapan pembangunan pabrik tersebut. Pembangunan Pabrik tersebut akan dilaksanakan di Desa Sumbersuko Kecamatan Belitang.

“Karena Desa Sumber Suko merupakan salah satu Gapoktan Sumber Makmur yang telah memiliki sertifikat pertanian organik yang diberikan oleh lembaga sertifikasi organik Sumatera Barat,” katanya.

Sedangkan untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan di sektor pertanian kata dia, Dinas Pertanian akan memberikan dukungan penuh.