Salah satu saluran irigasi di Kecamatan Madang Suku II yang hingga saat ini tidak berfungsi sehingga membuat petani tidak bisa melakukan penggarapan lahan akibat kekurangan suplai air

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Para petani di Kecamatan Madang Suku II , kabupaten OKU Timur terpaksa menunda masa tanam akhir tahun 2017 disebabkan karena tidak berfungsinya saluran irigasi di wilayah tersebut.

Tidak berfungsinya saluran irigasi di wilayah tersebut tentu saja menjadi kendala utama masyarakat dalam melakukan penggarapan lahan. Meskipun saat ini sudah masuk musim penghujan, namun petani tidak bisa berbuat apa-apa karena hujan yang turun belum bisa mencukupi kebutuhan air untuk penggarapan hingga masa tanam.

Menurut Kepala Desa (Kades) Riang Bandung Sopuan Natar dikonfirmasi Minggu (3/12/2017) membenarkan tidak berfungsinya saluran irigasi tersebut. Bahkan kata dia, pihaknya sudah berusaha menemui pihak irigasi untuk meminta agar saluran irigasi tersebut segera di aliran sehingga tidak menganggu aktifitas pertanian masyarakat.

“Saat ini pihak irigasi mengatakan akan segera memperbaikinya. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan dilakukan perbaikan. Mereka beralasan akan dilakukan rehab. Musim tanam sudah masuk, namun petani tidak bisa berbuat apa-apa,” katanya.

Salah satu saluran irigasi di Kecamatan Madang Suku II yang hingga saat ini tidak berfungsi sehingga membuat petani tidak bisa melakukan penggarapan lahan akibat kekurangan suplai air

Sementara Iwan salah seorang petani menambahkan saat ini seharusnya sudah melakukan tanam. Namun karena kendala air yang masih kurang dampak rusak maupun tidak berfungsinya irigasi sehingga belum melakukan tanan.

Bahkan kata dia, hingga saat ini petani sudah melakukan pembibitan dan penyemaian. Namun karena kondisi irigasi yang belum mengalir dan air hujan tidak mencukupi kebutuhan air membuat petani tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya berharap agar saluran irigasi tersebut bisa segera difungsikan.