ilustrasi Teroris

KABAROKUTIMUR.COM | SUMSEL – Penangkapan diduga teroris oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) terjadi di Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), tepatnya di Dusun V Desa Pulau Semambu Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten OI, Minggu sore (10/12) sekitar pukul 17.30. Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Desa (Kades) setempat bernama Suparmin. Menurut Suparmin, dirinya baru menerima informasi itu pada Minggu sore.

Lanjutnya, ada empat orang warga yang berdomisili di Desanya itu, diamankan oleh Densus 88 AT salah satunya adalah perempuan paruh baya inisial Su (60), juga sempat diamankan oleh pihak Kepolisian dan dibawa ke Mapolres OI. Sementara, tiga orang laki-laki dibawa oleh Densus menuju ke Palembang.

“Setidaknya ada tiga mobil Polisi berpakaian Densus menggrebek salah satu rumah di Dusun V Desa Pulau Semambu Inderalaya Utara,” ujar Kades Pulau Semambu saat dikonfirmasi melalui via telepon selluler.

Diketahui, tiga orang yang diamankan oleh Densus 88 AT tersebut masing-masing inisial Ib, dan dua lainnya diamankan atas nama AK alias Yaz kelahiran Teluk Nilau, 19 Maret 1988, Warga Dusun V, Desa Pulau Semambu Indralaya utara dan MS kelahiran Tanjung Setebo 3 Oktober 1990, warga Dusun II Kelurahan Pulau Semambu kecamatan Indralaya utara.

Akan tetapi, Kades Suparmin tidak begitu mengakui bila orang-orang yang diamankan Densus tersebut merupakan warganya. Melainkan, warga pendatang dari Provinsi Jambi. “Di rumah itu merupakan tempat kediaman mertua salah satu terduga teroris yang telah diamankan,” jelasnya .

Dia menyebutkan, perempuan yang diamankan merupakan ibu mertua dari salah satu terduga teroris. Kades Pulau Semambu Inderalaya Utara mengaku tidak begitu mengenal mereka, begitu pun juga terhadap gerak-geriknya selama ini.

Dari pantauan, rumah tempat persembunyian terduga teroris yang diamankan oleh Densus tersebut hanya berjarak lebih kurang 200 meter dari Jalintim Km 28 Palembang-Inderalaya.

Seperti diketahui, sebagian besar warga Desa Pulau Semambu Inderalaya Utara Kabupaten OI mayoritas merupakan warga pendatang. Rata-rata warga yang tinggal di Desa tersebut merupakan suku Jawa.

Berdasarkan Informasi yang diterima, tersangka yang berhasil ditangkap Densus 88 AT tersebut memiliki hubungan dengan terdsuga teroris yang sebelumnya ditangkap di Kabupaten OKU Selatan pada tahun 2016 lalu yang memiliki peran sebagai pemasok senjata.

Tersangka saat ini sudah dibawa ke Markas Komando (Mako) Brimob Polda Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: sripoku.com/berbagai sumber