KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Anggota Jajaran Sat Narkoba Polres OKU Timur berhasil meringkus empat orang tersangka dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Keempat tersangka tersebut terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. Serta kuat dugaan mereka merupakan bandar narkoba jenis sabu.

Pertama, penangkapan berhasil dilakukan terhadap tiga tersangka. Adapun tersangka tersebut antara lain Pidi Sawiran, Desyanta dan Sehnaludin. Ketiga tersangka itu ditangkap di jalan Lintas Komering Desa Sukarajatuha Kecamatan Buay Madang. Pihak kepolisian berhasil menyita sabu paket besar dengan berat 101,12 gram senilai Rp. 100 Juta lebih. Selain itu Polisi juga menyita mobil L300 BG 9882 VC yang digunakan tersangka untuk membawa sabu tersebut.

“Ketiga tersangka ini membawa sabu untuk dijual ke Muaradua OKU Selatan,” ungkap Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Firniyanto, Rabu (13/12/2017).

Sementara, satu tersangka lainnya ditangkap di tempat yang berbeda bernama Santun Iwari (32). Tersangka diamankan dirumahnya di Desa Trans Batumarta unit 10 kecamatan Madang Suku III sekitar pukul 07.00 Rabu (13/12). Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 30 (tiga puluh) paket narkotika  jenis sabu yang dibungkus dengan klip bening seberat berat 6.12 gram, satu buah HP Nokia warna hitam dan satu kotak kaleng permen double mint.

“Tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyatakan rumahnya kerap dijadikan sebagai lokasi transaksi sebagai bandar narkoba. Setelah melakukan penyelidikan. Polisi kemudian melakukan penggerebekan terhadap rumah tersangka. Dari rumah tersangka ditemukan 30 paket kecil sabu yang dibungkus dengan klip plastik bening di bawah meja makan di bagian dapur rumahnya,” katanya.

Keempat tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat (2) pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (2) UU Nomor Tahun 2009 dengan ancaman Seumur Hidup atau Hukuman Mati.