Si Jago Merah “Lahap” Satu Toko

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Toko kelontong beserta isinya yang diketahui milik Janab (50) salah seorang warga Dusun Tirtonadi Desa Sukanegara, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur habis terbakar, Kamis (11/01/2018) sekitar pukul 18.50 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,
musibah kebakaran tersebut berawal dari api lilin yang menyambar bensin saat pemilik toko tengah menuangkan bensin ke dalam botol eceran.

“Sebelumnya ada salah seorang warga sekitar dengan membawa lilin (untuk penerangan jalan) datang ke warung itu ingin membeli bensin. Disaat pemilik toko menuangkan bensin, api lilin itu langsung menyambar bensin yang ada didalam drigen,” ungkap salah seorang warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya.

Sementara, Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasat Reskrim AKP Faisal P Manalu didampingi Kapolsek Belitang III Iptu Jumeidi saat dikonfirmasi Kamis (11/01/2018) mengungkapkan, kronologis musibah kebakaran tersebut diduga berasal dari api lilin yang dibawa oleh Yanti (40), seorang warga sekitar yang membawa lilin untuk menerangi jalan saat hendak membeli bensin di warung milik korban Yatun (istri Janab).

Ketika itu, Yatun sedang menuangkan minyak bensin ke dalam wadah milik Yanti. Kemudian seketika api lilin yang dipegang Yanti menyambar bensin yang berada tak jauh dari Yatun dan kobaran ‘Si Jago Merah’ pun menyelimuti jerigen bensin tersebut.

“Yatun langsung berlari ke belakang rumah membuka pintu dan keluar dari dalam rumah untuk meminta bantuan kepada masyarakat sekitar. Kondisi api dengan cepat membesar, mengingat di dalam warung tersebut banyak berisikan bensin eceran. Sekitar pukul 22.00 WIB Api berhasil dipadamkan,” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban namun kerugian yang dialami korban di tafsir mencapai Rp. 267 juta.

“Tidak ada korban jiwa namun kerugian material lumayan besar, dengan rincian kerugian rumah kurang lebih senilai Rp. 100 juta, Uang Tunai Rp 67 juta, Barang manisan kurang lebih Rp. 40 juta, Barang lain – lain (Surat Rumah, perabotan dalam rumah) kurang lebih Rp. 60 juta, hangus terbakar. Jika ditotal keseluruhan kerugian yang dialami korban sebesar Rp 267 juta,” tambahnya.