KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Untuk menghilangkan kesan glamour pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU Timur ke-14, Pemerintah (Pemkab) OKU Timur meniadakan kegiatan-kegiatan yang dinilai mubazir dan menghamburkan anggaran seperti tahun-tahun sebelumnya. Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan pada peringatan HUT OKU Timur tahun ini lebih difokuskan pada kegiatan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Sekda OKU Timur Drs H Idhamto Dipl Ing MSi ketika dibincangi usai memimpin rapat persiapan HUT OKU Timur di ruang Bina Praja Kamis (12/1/2018) mengatakan, belajar dari pengalaman pada peringatan HUT Kabupaten OKU Timur beberapa tahun sebelumnya yang banyak mendapat pro dan kontra dari masyarakat, maka peringatan HUT Kabupaten OKU Timur tahun ini dilaksanakan secara sederhana.

“Hanya melaksanakan sejumlah kegiatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat diantaranya operasi pasar (OP) beras dalam rangka menstabilkan harga beras yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Lalu ada juga lomba burung berkicau. Sedangkan puncak peringatan HUT Kabupaten OKU Timur hanya dilaksanakan pada Rapat Paripurna saja,” ujar Sekda.

Ditambahkan Idhamto pelaksanaan peringatan HUT Kabupaten OKU Timur secara sederhana ini selain untuk menghemat anggaran juga untuk menghindari hal-hal lain yang tidak diinginkan.

“Seperti tahun lalu kita melaksanakan hiburan rakyat dengan mendatangkan artis ibukota yang dinilai mubazir. Karena itu sejumlah kegiatan ditiadakan pada peringatan HUT Kabupaten OKU Timur tahun ini,” ucap Idhamto.

Mengenai apakah Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin akan hadir atau tidak pada peringatan HUT Kabupaten OKU Timur pada tanggal 17 Januari mendatang, Idhamto mengaku belum belum bisa memastikan.

“Memang tahun kemarin pak Gubernur hadir bersama sejumlah kepala daerah lain. Untuk tahun ini kita belum mengetahui apakah pak Gubernur akan hadir atau tidak,” pungkasnya.

Pada peringatan HUT Kabupaten OKU Timur ke-13 tahun lalu, sejumlah kegiatan dilaksanakan mulai dari pameran pembangunan, pawai hias, bazar dan pasar rakyat, Grasstrack motor trail, hingga pesta dan hiburan rakyat. Tahun ini sejumlah kegiatan tersebut ditiadakan untuk menghemat anggaran dan menghilangkan kesan glamour.