ADD TA 2017 Belum Turun, Tunggu Pekerjaan Tahap Pertama Selesai

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Dikarenakan anggaran tersebut masih belum tersedia mengakibatkan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) 30 persen atau senilai Rp 19 milliar tahun anggaran 2017 masih belum bisa diturunkan. Namun meski pun begitu, hal tersebut masih tetap menjadi tanggungan hutang pemerintah kepada Desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten OKU Timur, Ir Yos Sugiona melalui Sekdin, Sholihan, SE, mengatakan, belum diturunkannya 30 persen dana ADD TA 2017, karena belum tersedianya anggaran tersebut hingga saat ini. Namun demikian, di tahun 2018 ini anggaran tersebut akan diupayakan segera diturunkan.

“Ditahun ini anggaran itu akan dibayarkan kepada 325 desa yang ada di OKU Timur,” katanya, Jumat (26/1/2018).

Dia juga menuturkan, adapun syarat untuk menerima sisa dana sebesar 30 persen itu, setiap desa harus terlebih dahulu menyelesaikan proses pekerjaan tahap pertama.

“Jika pekerjaan tahap pertama belum selesai, maka dana yang 30 persen belum bisa dibayarkan kepada desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Sholihan, pada tahun 2017 total ADD sebesar Rp39 miliar dan 2018 mengalami peningkatan menjadi Rp49 miliar atau naik sebesar Rp10 miliar, maka dengan anggaran yang tinggi itu diharapkan pembangunan desa akan lebih baik lagi.

“Untuk prioritas, kita tidak menekankan pada infrastruktur tapi harus sesuai dengan musyawarah dan kesepakatan masyarakat desa,” ujarnya.

Sholihan juga menerangkan, untuk Dana Desa (DD) yang berasal dari APBN pada 2017 sebesar Rp230 miliar untuk 2018 berkurang menjadi Rp205 miliar. Sedangkan untuk hutang ADD tahun anggaran 2016 Rp6,4 miliar yang menjadi hutang pemerintah daerah kepada desa sudah dibayar.

“Jika angka kemiskinan tinggi dan sama dengan nasional DD akan ditambah, tetapi angka kemiskinan di OKU Timur menurun,” terangnya.