Lepaskan Bibit Ikan, Aliran Sungai di Pemda Akan Jadi Wisata Air

Bupati OKU Timur HM Kholid MD didampingi sekda dan sejumlah kepala OPD saat melepaskan bibit ikan di lokasi bendungan untuk dijadikan sebagai salah satu lokasi wisata

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR –
Setelah senam bersama Bupati HM Kholid MD didampingi Sekda dan sejumlah kepala OPD melepaskan ribuan bibit ikan. Pelepasan bibit ikan tersebut dilakukan guna mewujudkan program pembentukan rest area dan lokasi agribisnis serta wisata air dan pemancingan di sekitar perkantoran pemkab OKU Timur. Penaburan benih ikan digelar di halaman kantor Pemkab OKU Timur, Jumat (26/1).

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi mengatakan, bahwa sebelumnya di sekitar lokasi aliran sungai kondisinya tidak tertata dengan baik. Lokasi tersebut akan dimanfaatkan sebagai pusat agribisnis dan rest area, serta pusat taman bunga dan lokasi bermain anak-anak.

“Tahap awal kita akan melepaskan ikan terlebih dahulu. Nanti akan dilaunching setelah semuanya siap seperti penataan, hingga sejumlah permainan yang akan disediakan untuk anak-anak,” kata Bupati OKU Timur HM Kholid MD setelah melepas bibit ikan Jumat (26/1).

Lanjut kata Kholid, dalam rest area yang akan dibangun mulai dari hutan kota atau tepat dipinggir Jalan Lintas Sumatera. Selanjutnya akan dibangun sampai sepanjang aliran sungai di perkantoran.

“Di pinggir aliran sungai akan menjadi lokasi berjualan dan meletakkan etalase serta lokasi bermain dan bersantai bagi masyarakat,” pungkasnya.

Kholid menambahkan, sedangkan di wilayah dalam perkantoran akan dibangun pusat wisata seperti wisata bunga dan wisata air seperti arena bermain. Dan juga ada pemancingan yang akan memanjakan pengunjung serta bisa dijadikan pegawai perkantoran untuk lokasi beristirahat setelah bekerja seharian.

“Untuk di sekitar ujung perkantoran juga akan dijadikan lokasi pembibitan. Masyarakat bisa membeli bibit langsung yang tentunya harganya akan lebih murah dibandingkan dengan bibit buah dilokasi lain karena disana pembibitannya dibuat sendiri, ” tambahnya.