OKU Timur Penghasil Padi Terbesar Kedua se Provinsi Sumsel

Bupati OKU Timur HM Kholid MD bersama Masyarakat ketika melakukan panen padi bersama

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Kabupaten OKU Timur merupakan salah satu penghasil padi terbesar kedua se – provinsi Sumatera Selatan setelah Kabupaten Banyuasin. Dengan luas tanam 3.370 Kilometer persegi sedangkan luas tanam Kabupaten Banyuasin seluas 12 ribu kilometer persegi. Tetapi kelebihan Kabupaten OKU Timur ini karena didukung dengan bendungan irigasi dan juga ada sawah tadah hujan. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi, S.Sos, M.Si saat panen bersama Kelompok Tani Gemah Ripah yang terletak di Dusun Pasundan, Desa Tanjung Mulya, Kecamatan Buay Madang Timur, Senin, (29/1/2018).

Dalam kegiatan panen bersama tersebut, turut hadir Dandim 0403 Letkol Armed Agung Widodo, Kajari Kabupaten OKU Timur, Kasi Produksi Badan Pusat Statistik Jupni Amnus, Kepala Dinas Pertanian Ruzuan Effendi, Camat Buay Madang Timur Marius Markus, Kepala Desa Tanjung Mulya M Fakehudin, Ketua Kelompok Tani Gemah Ripah Ishak serta turut disaksikan juga seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat.

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi, S.Sos, M.Si, Dengan adanya fasilitas pengairan irigasi teknis yang telah diatur sedemikian rupa, membuat Kabupaten OKU Timur disetiap tahunnya terus melakukan penambahan atau perluasan area lahan persawahan, baik sawah teknis maupun sawah tadah hujan.

“Tahun ini Kabupaten OKU Timur berhasil menuai hasil panen yang terbilang cukup melimpah jika dibandingkan pada hasil panen sebelumnya. Dengan hasil panen yang melimpah ditahun ini, pastinya kita siap untuk mengembalikan Kedaulatan pangan nasional, tentunya hal ini juga masih membutuhkan dukungan peran serta petani yang sudah bekerja sangat baik sehingga mampu menuai hasil panen yang melimpah,” katanya.

Kholid menambahkan, tahun 2018 ini kelompok tani di Kabupaten OKU Timur yang memiliki sertifikat beras bertambah menjadi tiga kelompok, yang luas tanamnya mencapai 66,8 hektare.

“Jadi sekarang Kabupaten OKU Timur memiliki enam kelompok tani beras organik yang sudah memiliki sertifikat beras organik,” tambahnya.