loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Kantor Kemenag OKU Timur memberdayakan 96 penyuluh agama honorer untuk menjadi fasilitator  manasik haji mandiri. Penyuluh agama dengan status honorer tersebut menjadi fasilitator manasik haji diluar tugas utama membina majelis taklim di pedesaan disetiap kecamatan. Kegiatan ini dilakukan seminggu sekali setiap Rabu.

Kepala Kemenag OKU Timur H Abdul Rosyid, pada Kamis (1/2/2018) mengatakan, bahwa untuk kegiatan manasik haji di OKU Timur, dibagi di empat zona. Zona satu di  Martapura, zona dua di Madang Suku  III, zona tiga di  Belitang  dab zona empat Semendawai Suku III. Pembagian zona ini tujuannya untuk mempermudah kegiatan agar petugas dan calon jamaah sama-sama tidak kesulitan untuk mendatangi lokasi kegiatan manasik haji.

Bupati OKU Timur dan Stakeholder Ajak Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Jalan Provinsi

Meski Seorang Bupati, Kholid Tetap Ikut Serta Meratakan Tanah Dengan Cangkul

Waspada…!!! Ini Wilayah di OKU Timur yang Berpotensi Terjadi Bencana

“Sebelumnya dari fasilitator manasik haji berasal dari Kemenag. Tapi untuk kedepan pihaknya mempeberdayakan penyuluh agama honorer.Tutor tetap penyuluh agama fungsional yang ada di tempat kita,” katanya.

Rosyid menambahkan, bahwa untuk Jamaah Calon Haji (JCH) OKU Timur pada 2018 sebanyak 721. Namun ini belum termasuk  tambahan kuota Lansia dengan usia  75 tahun keatas. Jumlah JCH dari Bumi Sebiduk Sehaluan terbanyak kedua setelah Palembang. Sedangkan untuk daftar tunggu di kabupaten ini hingga 2023.

Bupati OKU Timur Gelar Panen Bersama Petani

Tahun 2018 Dana Desa Turun Menjadi 205,9 Miliar

Awas.. !!! PNS Bisa Diberhentikan Karena Like atau Berkomentar di Medsos

“Kita bersyukur setiap tahun jumlah jamaah haji kita selalu banyak ini mencerminkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan ibadah haji cukup tinggi,” tambahnya.