54 Siswa SMK Kesehatan Bina Marta Martapura Lakukan Prakerin

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Untuk mengimplementasikan kurikulum sekolah sebanyak 54 siswa yang akan mengikuti Praktik Kerja Industri (Prakerin). Peserta didik secara resmi di lepas oleh Ketua Yayasan Bina Marta Mursyid, S.IP, MM, M.Si dan didampingi Kepala SMK Kesehatan Bina Marta Martapura Bonirin, S.Hi. Acara pelepasan ini bersamaan dengan pelaksanaan upacara pelepasan secara simbolis di Aula SMK Kesehatan Bina Marta Martapura, pada Kamis (1/2/2018). Perserta didik diberangkatkan pada hari Senin (5/2/2018) menuju ke tempat Prakerin sesuai dengan jurusannya masing-masing.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Mursyid, S.IP, MM, M.Si mengatakan Prakerin merupakan bagian dari implementasi kurikulum di SMK, sehingga wajib untuk dilaksanakan, oleh karenanya SMK Kesehatan Bina Marta melaksanakan kegiatan tersebut selama tiga bulan penuh. Ia juga berharap peserta didik benar – benar bisa memaksimalkan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku sekolah, serta mendapatkan pengetahuan praktek langsung. Selain itu, beliau berpesan agar siswa menjaga alamamater dan nama baik sekolah selama melaksanakan Prakerin.

“Pelaksanaan Prakerin berlangsung mulai tanggal 1 Februari – 30 April 2018. Selama kegiatan Prakerin ini diharapkan peserta didik dapat mengimplementasikan kurikulum sekolah ke dalam dunia kerja.,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Yayasan Bina Marta mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yg tinggi kepada Rumah sakit yg telah berkenan menerima siswa siswi untuk kegiatan prakerin.

“Untuk tahun ini, kami menjalin kerja sama dengan RSUD Martapura, RSUD OKU Timur di Belitang, RS Islam At Taqwa di Belitang serta RSUD Ryachudu di Kota Bumi Lampung. Kami berharap kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik dan sukses,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Bina Marta Martapura Bonirin, S.Hi menerangkan, bahwa tujuan Prakerin ini adalah mengenalkan siswa dengan tempat kerja yang nyata.

“Selain itu, tujuan prakerin adalah sebagai link and match antara kurikulum sekolah dengan dunia kerja,” terangnya.

Peserta Prakerin kali ini adalah sebanyak 54 peserta didik. Untuk jurusan Keperawatan 34 orang sedangkan untuk jurusan Farmasi 20 orang. Rumah Sakit dan Apotik yang menjadi tempat praktik siswa adalah sebanyak 4 tempat yang tersebar di berbagai daerah, terdiri dari instansi pemerintah, instansi swasta, rumah sakit, maupun apotik.