loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Dalam rangka menyongsong Asian Games 2018, khususnya di wilayah OKU Timur agar terbebas dari ancaman asap. Untuk mengantisipasi dan menentukan langkah-langkah antisipasi terjadinya bencana alam dan Karhutla, serta kondisi cuaca yang tidak menentu maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor). Kegiatan Rakor yang berlangsung di kantor BPBD OKU Timur, Kecamatan Martapura, Selasa (6/2/2018),

Menurut Kepala BPBD OKU Timur, H Rusman, SE mengatakan, bahwa saat ini kondisi cuaca sedang ekstrim dan tidak menentu, sehingga sulit untuk diprediksi oleh manusia. Maka dari itu, harus tetap waspada dan harus dilakukan berbagai antisipasi.

Ia juga mengatakan, langkah lain yang dilakukan juga mengingatkan agar masyarakat untuk terus memantau kondisi daerah masing-masing, dan pihak perusahaan perkebunan juga sudah diingatkan untuk selalu siaga guna mengantisipasi Karhutla.

“Bahkan pihak perusahaan akan dipanggil. Pada 15 Februari 2018 kita akan melakukan apel kesiapsiagaan,” katanya usai memimpin Rakor.

Dalam Rakor tersebut, diikuti oleh seluruh OPD terkait. Untuk di OKU Timur, ancaman yang sangat berpotensi adalah banjir dan Karhutla. Lantaran itu, dari jauh-jauh hari sudah dilakukan langkah untuk antisipasi.

Rusman menambahkan, hingga kini Masyarakat Perduli Bencana (MPB) dan Tim Reaksi Cepat (TRC) setiap saat memantau dan memberikan laporan kepada BPBD, sehingga perkembangan di setiap desa bisa diketahui.

“Untuk peralatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) kita selalu siap jika memang dibutuhkan. Dan juga keberadaan MPB dan TRC sangat membantu,” tambahnya.