KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Timur melakukan kegiatan pelatihan aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) V.2.2. Saat membuka kegiatan Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni, SE meminta seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) agar dapat serius mengikuti pelatihan aplikasi tersebut. Pelatihan tersebut dilaksanakan di ruang Bina Praja, kecamatan Martapura, Kamis (8/2/2018).

“Agar lebih paham dan mengerti, kita harapkan saudara dapat serius dalam mengikuti pelatihan ini,” katanya.

Lanjut Wabup, berdasarkan pasal 112 ayat 2 Perpres nomor 4 Tahun 2015 Tentang Perubahan Keempat atas Perpres nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan barang atau jasa, untuk itu pemerintah mengadakan training admin RUP pada aplikasi SIRUP V.2.2 yang telah ditunjuk oleh masing-masing OPD.

“Dalam hal ini pemerintah menyatakan Kementerian/Lembaga/OPD wajib menayangkan sebuah rencana umum pengadaan dan Intruksi Presiden nomor 2 dalam Inpres nomor 1 Tahun 2015 tentang percepatan pelaksanaan pengadaan barang atau jasa pemerintah. Maka, kita adakan training admin RUP aplikasi SIRUP V.2.2 ini yang tentunya telah ditunjuk oleh setiap masing-masing OPD,” lanjutnya.

Adanya kegiatan pelatihan ini, tentunya sangat penting untuk diikuti seluruh pengguna anggaran maupun para kuasa pengguna anggaran seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Timur.

“Ikutilah kegiatan pelatihan ini sampai selesai. Karena manfaat yang dapat di petik didalamnya sangat besar,” imbuhnya.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kabag Administrasi Pembangunan, Aldi Gurlanda ST MM menuturkan, bahwa pelatihan ini dilakukan agar setiap Admin di masing-masing OPD dapat memahami teknis dan tata cara pelaksanaan aplikasi SIRUP.

“Tujuan bimtek ini adalah untuk persiapan pengadaan barang dan jasa, sekaligus percepatan pembangunan di lingkungan Pemkab OKUT agar seluruh OPD melakukan identifikasi kebutuhan riil barang jasa, baik fisik maupun non fisik,” ungkapnya.

Menurut Eva Nurdina, yang merupakan salah satu nara sumber dari Lembaga Kebijakan, Pengembangan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) Pusat, menerangkan bahwa pelatihan ini meliputi beberapa materi, diantaranya materi rencana umum pengadaan, tahapan-tahapan, regulasi dan belanja apa saja yang harus diumumkan.

“Hampir sama dengan aplikasi sebelumnya, tapi ada beberapa perubahan dan pengembangan aplikasi. Nantinya data dari OPD terkoneksi ke LKPP dan dapat terlihat oleh semua orang di website sirup.lkpp.go.id, untuk mendukung keterbukaan informasi publik,” terangnya.