Kadinkes OKU Timur Pantau Langsung Perkembangan Putri

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Selain untuk melihat secara langsung kondisi Putri Wulandari (11), Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten OKU Timur dr. Hj. Erly Yani beserta staff juga ingin memastikan bahwa Putri sudah mendapatkan perawatan yang layak di RSUD Gumawang sekaligus bertanya kepada Dirut RSUD Gumawang Dr Sugianto tentang kondisi terakhir pemeriksaan yang dilakukan.

Putri terkena penyakit Cerebral Palsy (CP) sejak umur 1 tahun dan kini usia putri telah menginjak 11 tahun. Saat itu, kondisi tubuh anaknya semakin hari semakin mengecil, bahkan saat ini hanya tinggal kulit dan tulang.

“Kunjungan kami untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan Putri dan juga menanyakan kepada Dirut RSUD Gumawang bagaimana kondisi terakhir pemeriksaan Putri. Saya sedikit sesalkan petugas lapangan yang lambat untuk melapor dalam upaya penanganan Putri. Namun atas kesalahan bawahan, saya siap bertanggung jawab dalam merawat adik kita Putri,” katanya seusai membesuk putri di RSUD Gumawang, Jum’at (16/2/2018).

Lanjut dr Erly, pihaknya juga memberikan bantuan dana untuk kebutuhan keluarga selama menjalani perawatan Putri di RSUD Gemawang. Bila memang diperlukan, pihaknya pun siap untuk memberikan rujukan perawatan ke RS Palembang, namun tentunya semua itu harus ada persetujuan dari pihak keluarga terlebih dahulu.

“Tadi kita sudah berikan bantuan untuk sedikit meringankan pihak keluarga menemani Putri menjalani perawatan. Sekarang Putri juga sudah kami masukan menjadi anggota BPJS, jadi selama Putri dirawat tidak akan dikenakan biaya,” lanjutnya.

Kemudian dr Erly juga menjelaskan, diketahui kalau pasien mengalami kejang demam (step) ketika umur satu tahun. Kemudian, ketika umur tiga tahun Putri mengalami kejang demam lagi yang tidak kunjung berhenti.

“Pihak keluarga Putri sudah berupaya membawa berobat ke RSUD Gumawang dan Charitas, kemudian dirujuk ke RSMH di Palembang. Menurut dokternya sakit syaraf, karena tidak adanya perubahan akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk merawat dirumah,” imbuhnya.