loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Panwas Kabupaten OKU Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengawasan selama pelaksanaan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018. Sebelumnya Panwaskab sempat dibekukan oleh DKPP selama beberapa hari, namun Panwas Kabupaten OKU Timur kembali diaktifkan sejak Selasa (13/2/2018) lalu. Rapat koordinasi ini selain dihadiri seluruh Komisioner Panwas Kabupaten, juga dihadiri seluruh petugas Panwascam se-kabupaten OKU Timur serta 20 Operator Panwascam, yang dilaksanakan pada Sabtu (17/2/2018) di kantor Panwaskab, Kecamatan Martapura.

Menurut Ahmad Ghufron selaku ketua Panwas Kabupaten OKU Timur, didampingi Benny Tenagus dan Agus Purnawan mengatakan, Rakor tersebut digelar dalam rangka menyamakan persepsi dan menyampaikan hasil pelaporan pengawasan kampanye dari tingkat desa. Selain itu juga untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan-kecurangan dari tim sukses Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur selama masa kampanye.

Ikuti Dialog Nasional Dengan Kemenrist Dikti dan Menhub, Mahasiswa STISIP Bina Marta Diundang ke Jakarta

Massa Pendukung Tidak Puas, Ratusan Massa Gruduk Kantor KPU OKU Timur

Seluruh Parpol Mengusulkan Tetap Lima Dapil

“Masa kampanye ditetapkan dari tanggal 15 Februari hingga 23 Juni 2018. Kita memberikan himbauan kepada seluruh petugas Panwascam mengenai pelepasan alat peraga kampanye yang sudah terpasang oleh bakal-bakal calon sebelum masa penetapan calon gubernur dan Wagub diwilayah OKU Timur,” katanya.

Lanjut Ghufron, pihaknya juga menjelaskan mengenai Alat Peraga Kampanye (APK) yang resmi disiapkan oleh KPU. Serta dengan ketentuan dan jumlah pembagian yang sama antara masing-masing Pasangan Calon maupun ukurannya.

“Jadi semuanya kita sampaikan agar tidak ada kesalahan. Pengawasan harus dilakukan dengan maksimal sehingga tidak ada kecurangan selama pelaksanaan Kampanye hingga penyoblosan pada tanggal 27 Juni 2018, agar tidak ada yang melanggar UU yang ada,” jelasnya.

Kadinkes OKU Timur Pantau Langsung Perkembangan Putri

Masa Kecil Putri Terengut Oleh Cerebral Palsy

Diguga Pengedar Sabu IRT Diringkus Satnarkoba Polres OKU Timur

Kemudian Ghufron juga menyampaikan, bahwa pihaknya sudah membuka posko pengaduan pelanggaran Pilkada baik pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon, tim sukses. Dan tak luput juga pelanggaran yang dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil atau ASN yang ada di lingkungan Pemkab OKU Timur atau Pegawai daerah lain yang masuk ke wilayah OKU Timur.

“Pegawai ASN mana saja jika dia masuk ke OKU Timur dan melakukan kempanye atau memasang alat peraga kampanye adalah pelanggaran. Silakan laporkan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya.