KABAROKUTIMUR.COM | OKUTIMUR – Sesuai dengan amanat DKPP yang memerintahkan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) OKU Timur untuk melakukan PAW terhadap anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang rangkap Jabatan. Kali ini Panwaskab OKU Timur melakukan PAW terhadap anggota Panwascam Kecamatan Madang Suku I atas nama Doni Irawan yang digantikan oleh Siswa Iskandar.

Sesuai dengan UU penyelenggara pemilu yang memiliki rangkap jabatan harus mengundurkan diri dan di PAW. Maka Doni di PAW karena memiliki rangkap jabatan sebagai Petugas PKH Kecamatan Madang Suku I.

“Pelantikan dilaksanakan di Sekretariat Panwascam Kecamatan Madang Suku I. Ini kita laksanakan sesuai dengan amanat DKPP agar tidak ada petugas pemilu yang rangkap jabatan,” kata Ketua Panwaskab OKU Timur Ahmad Ghufron didampingi anggota Benny Tenagus dan Agus Purnawan sesuai pelantikan, Selasa (20/2/2018).

Lanjut Gufron, dirinya berharap PAW tersebut merupakan yang terakhir setelah sebelumnya pihaknya juga melakukan pergantian terhadap anggota panwascam kecamatan Belitang Jaya karena kasus yang sama yakni rangkap Jabatan.

“Kita masih melakukan pendataan secara seksama mengenai seluruh anggota Panwascam apakah masih ada yang rangkap jabatan atau tidak. Karena jika ada yang rangkap jabatan akan segera di PAW. Kita tidak ingin mengambil resiko pelaksanaan pemilu yang tidak maksimal karena adanya petugas yang rangkap jabatan,” ujarnya.

Sementara itu, ditempat berbeda, Ahmadi, salah satu warga Martapura menuturkan, PAW yang dilakukan oleh Panwaskab merupakan hal yang tepat mengingat pelaksanaan pemilu harus diawasi dengan seksama dan tidak bisa dilakukan oleh petugas yang memiliki rangka jabatan.

“Bagaimana mereka akan melaksanakan tugas pengawasan dengan maksimal jika mereka memiliki tugas lain atau rangkap jabatan. PAW adalah hal yang tepat sehingga petugas benar-benar hanya melaksanakan tugasnya sebagai pengawas dan tidak ada tugas lain,” pungkasnya.

Sekedar informasi, sebelumnya DKPP sempat membekukan Panwaskab OKU Timur karena laporan dari mantan anggota Panwaskab Sarwani yang gagal menjadi anggota panwaskab dalam seleksi dengan salah satu pengaduan adanya anggota yang rangkap jabatan. Setelah diaktifkan kembali, anggota Panwaskab OKU Timur langsung melakukan pergantian anggota yang rangkap jabatan melaksanakan amanat dari DKPP sehingga pelaksanaan Pilgub dan Pilwagub bisa terlaksana dengan maksimal.