Bupati : Dengan Musrembang Diharapkan Program Pembangunan Akan Selaras Dengan Kebutuhan Masyarakat

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Bupati OKU Timur HM Kholid MD menghadiri sekaligus membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan untuk rencana kerja pembangunan daerah Kabupaten OKU Timur tahun 2019. Acara ini dilaksanakan di Aula Kecamatan BP. Bangsa Raja yang diikuti lima Kecamatan yaitu Kecamatan Buay Pemuka Bangsa Raja, Madang Suku I, Madang Suku II, Semedawai Barat,dan Cempaka, Rabu (21/2/2018).

Musrenbang tingkat Kecamatan tahun 2018 merupakan forum antar para pelaku pembangunan dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten OKU Timur tahun 2019.

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi saat sambutan mengatakan, pelaksanaan Musrenbang ini adalah amanat dari Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang bertujuan untuk mendapatkan masukan awal dalam proses penyusunan RKPD Kabupaten OKU Timur tahun 2019.

“Sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan di Kecamatan dengan prioritas perangkat daerah sebagai instansi teknis pelaksana program atau kegiatan di daerah,” kata Kholid saat sambutan.

Selain itu, Bupati berharap, seluruh sektor dalam kehidupan masyarakat dapat meningkat menjadi lebih baik, sejalan dengan proses pembaharuan diberbagai bidang pembangunan.

“Dengan Musrembang tingkat kecamatan diharapkan program pembangunan akan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Beppeda dan Litbang OKU Timur, Ir H Kanjeng Tubagus Sunarseno menyampaikan, tujuan diadakan Musrembang tingkat kecamatan ini untuk membahas dan mensingkronkan usulan rencana program dari seluruh unsur yang terlibat dengan mengacu kepada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2016-2021. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) OKU Timur dan Rencana Tata Ruang Provinsi.

“Memperhatikan arah kebijakan pembangunan provinsi yang berhubungan dengan bidang pemerintahan yang bersifat lintas kabupaten/kota, kebijakan pembangunan nasional dan kebijaksanaan, dalam rangka pelaksanaan tugas pembantuan,” ujarnya.

Selain itu dirinya juga menjelaskan, tingkat kemiskinan yang tinggi di wilayah ini merupakan permasalahan utama yang harus segera ditemukan solusinya, faktor keamanan dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan masih dianggap sebagai penyebab utama tingginya tingkat kemiskinan.

Berdasarkan data BPS OKU Timur memiliki lahan pertanian yang sangat luas. Contohnya di wilayah Semendawai Barat lahan pertanian di wilayah ini seluas 9.917 hektar. Pihaknya juga menyadari, disamping keberhasilan yang sudah dicapai tentunya masih terdapat kelurangan yang harus diperbaiki.

“Namun sayangnya masih berupa sawah tadah hujan dan lebak. Untuk itu perlu adanya pengembangan tekhnologi guna meningkatkan produksi pertanian khususnya padi,” imbuhnya.