Mengisi Kekosongan Jabatan, Bupati Tunjuk Idrus Musa Sebagai Plt Sekda

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Drs Idhamto Dipl Ing MSi yang selama hampir 5 tahun menjabat Sekda mulai 1 Maret mendatang tidak lagi menjabat karena memasuki usia pensiun. Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OKU Timur yang selama ini diembannya terhitung tanggal 28 Februari 2018 akan segera berakhir. Sementara untuk mengisi kekosongan Sekda, maka Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi menunjuk Asisten III Setda OKU Timur Idrus Musa SSos sebagai Pelaksana tugas (Plt) Sekda OKU Timur.

Penyerahan SK Plt Sekda tersebut diberikan langsung Bupati kepada Idrus Musa dengan disaksikan Wakil Bupati Fery Antoni, Sekda Drs H Idhamto serta sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD). Sedangkan untuk mencari pengganti jabatan tertinggi di birokrasi tersebut, Pemkab OKU Timur akan segera membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk menentukan siapa yang akan menduduki jabatan Sekda tersebut.

Menurut Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi, jabatan Plt Sekda paling lama maksimal hanya 1 tahun, untuk itu tugas Plt Sekda harus segera membentuk panitia seleksi pendaftaran calon Sekda. Selain itu dirinya menjelaskan bahwa tugas seorang sekda menjamin terlaksananya visi dan misi bupati dan wakil bupati, menjaga keharmonisan antara eksekutif dan legislatif serta masih banyak lagi tugas penting seorang sekda.

“Oleh karena itu saat ini kaderisasi harus dilakukan, sebab setiap tahun selalu ada pejabat baik setingkat eeselon II maupun esselon III yang memasuki masa pensiun. Jika kita melakukan kaderisasi maka akan terjadi lost generasi. Apalagi di OKU Timur paling banyak pejabat setingkat esselon III yang harus disiapkan untuk mengisi kekosongan jabatan,” kata Kholid.

Sementara itu ditempat berbeda, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) OKU Timur Drs H Juanda MM mengatakan, sesuai aturan yang ada untuk mengisi jabatan sekda yang baru maka akan dilakukan proses lelang jabatan dan uji kompetensi. Untuk uji kompetensi akan dilakukan oleh pansel, untuk sementara panselnya belum dibentuk namun setelah jabatan sekda berakhir barulah Pansel kita bentuk.

Sebelum ada Sekda definitif maka Bupati akan menunjuk Pelaksana tugas (Plt) sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Kemudian Juanda juga menambahkan, sesuai peraturan dalam penentuan jabatan Sekda ada beberapa tahapan dan aturan yang harus dilakukan. Hal inilah yang akan dilaksanakan oleh Pansel. Dimana panitia seleksi sendiri berasal dari birokrat, tokoh masyarakat, dan akademisi.

“Nanti Pansel yang akan menerima pendaftaran atau seleksi. Kemudian dilanjutkan dengan tes wawancara serta uji Kompetensi. Pansel inilah yang nantinya akan mengkrucutkan nama-nama calon sekda menjadi 3 orang yang kemudian diserahkan kepada Bupati. Setelah terpilih sekda yang baru, pelantikan juga akan dilakukan oleh bupati setelah dikonsultasikan ke pemerintah provinsi atau Gubernur,” tambahnya.