Proses Pengadaan Barang dan Jasa Harus Kredibel

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pemerintah Daerah Kabupaten OKU Timur melalui Bagian Administrasi Pembangunan Setda OKU Timur mengadakan Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Tahun Anggaran 2018. Rakor tersebut bertujuan untuk mempersiapkan pelaku pengadaan barang dan jasa yang paham aturan hukum, siap mental dan mampu melaksanakan proses pengadaan yang kredibel. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang Bina Praja II Setda Kabupaten OKU Timur, Selasa (6/3/2018).

Sebanyak 110 peserta yang mengikuti Rakor tersebut, terdiri dari PPK, Kasubbag Program, evaluasi dan pelaporan, serta pejabat penata keusahan keuangan. Juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo serta Lembaga Pelelangan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten OKU Timur.

Menurut Asisten II Setda OKU Timur, Ir H Agus Sunaryo dalam sambutannya saat membuka Rakor, mengatakan, tujuan kegiatan Rakor ini guna menambah pengetahuan serta wawasan tentang keseluruhan prosedur pengadaan barang dan jasa. Dimulai dari tahap persiapan, sistem pengadaan sampai dengan susunan dan pelaksanaan kontrak.

“Kita harapkan dengan adanya Rakor ini bisa meningkatkan kemampuan pelaku pengadaan barang dan jasa. Sehingga saat pelaksanaan pengadaan tidak terjadi kendala,” katanya.

Sementara itu ditempat berbeda, Kepala Bagian (Kabag) Adpem Setda OKU Timur, Aldi Gurlanda, menuturkan, Rakor yang digelar tersebut sekaligus pembekalan bagi pejabat penata keusahaan keuangan dan Kasubag Program Evaluasi dan Pelaporan. Sedangkan untuk proses pengerjaan sekarang sudah masuk dalam tahap Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP). Dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baru ada seperti Dinas PU dan Tata Ruang yang sudah berjalan pelelangannya.

“Untuk dinas lain belum dilaksanakan pelelangan lantaran Rencana Umum Pelelangan (RUP) belum ditayangkan dari OPD masing-masing ke Lembaga Pelelangan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten OKU Timur. Kita harapkan untuk tenaga Admin pada OPD masing-masing segera menyampaikan RUP agar dapat melelang pekerjaan tersebut,” pungkasnya.