Bupati Edarkan Surat Larangan Kades dan Perangkatnya Ikut Kampanye

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – ASN, TNI-POLRI, Pejabat BUMN-BUMD, Kades, Perangkat Desa, Lurah dan perangkatnya dilarang ikut kampanye. Larangan tersebut sesuai dengan UU pilkada nomor 10 tahun 2016 , Perbawaslu nomor 12 tahun 2017 tentang pengawasan kampanye dan PKPU nomor 4 tahun 2017. Menanggapi hal ini Bupati OKU Timur HM Kholid MD mengirimkan surat himbauan kepada seluruh Camat yang ada di Kabupaten OKU Timur untuk mensosialisasikan dan melarang kepala desa perangkat desa serta BPD agar tidak terlibat dalam kampanye pemilihan kepala daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel.

“Surat himbauan sudah dikirimkan kepada seluruh camat mengenai larangan kepala desa dan perangkatnya mengikuti kampanye. Ini dilakukan agar tahapan kampanye berjalan dengan lancar aman dan damai karena tidak adanya keberpihakan dari perangkat PNS maupun TNI Polri,” kata Kholid Kepada wartawan.

Sementara itu, Ketua Panwaslu OKU Timur Ahmad Ghufron didampingi Benny Tenagus ketika dikonfirmasi Jumat (16/3/2018) dirinya mengucapkan terimakasih kepada pemerintahan OKU Timur yang ikut berperan dalam mensosialisasikan larangan perangkat-perangkat untuk tidak terlibat kampanye dengan mengeluarkan surat edaran kepada kades dan perangkat desa se-kabupaten OKU Timur.

“Panwaslu bersama Panwascam dan PPL akan mengawasi setiap rangkaian kampanye yang dilaksanakan oleh setiap Paslon gubernur dan Wagub serta tim kampanye. Kita juga menghimbau agar paslon maupun tim untuk mengindahkan larangan-larangan yang sudah diatur dalam UU dan peraturan tentang pilkada,” ujar Benny.