Dua Orang Warga Bunga Mayang Tertimpa Pohon, Satu Tewas Satu Kritis

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Saat hujan yang disertai angin kencang yang berhembus pada Sabtu (17/3/2018) sekitar pukul 17.00 di Kecamatan Bunga Mayang memankan korban. Peristiwa ini terjadi di ruas jalan dari kebun menuju rumahnya di perbatasan Hutan Objek Militer Baturaja (OMIBA) dengan Kecamatan Bunga Mayang.

Korban yang meninggal dalam musibah ini adalah HN (9) warga Desa dikabari, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur yang meninggal dunia setelah tertimpa pohon jenis sengon.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Minggu (18/3/2018), kejadian berawal ketika korban HN bersama kedua rekannya masing-masing ST (10) dan IR (9) berlibur ke kebun milik neneknya Sa’adah yang sedang melakukan panen jagung hingga menjelang magrib. Kemudian sekitar pukul 17.30 nenek Sa’adah dan ketiga anak tersebut kemudian beranjak pulang menuju rumahnya. Namun ketika dalam perjalanan hujan deras disertai angin kencang terjadi sehingga Sa’adah sempat berteriak memanggil ketiga anak tersebut untuk tidak berlari-lari.

“Jangan maju dulu hujan deras dan angin kencang,” katanya berteriak.

Akan tetapi ketiga anak tersebut tidak menghiraukan panggilan nenek Sa’adah yang khawatir pepohonan disekitarnya tumbang dan menimpa ketiganya. Beberapa saat setelah nenek Sa’adah berteriak tiba-tiba pohon sengon yang ada di sekitar lokasi tumbang dan tepat menimpa dua anak yang ada di depannya. Sedangkan satu anak lainnya terhindar karena berada dibelakang keduanya.

“Akibat kejadian tersebut korban HN meninggal dunia ditempat kejadian perkara. Sedangkan korban ST mengalami kritis dan dibawa ke RSUD Martapura kemudian di rujuk ke RSUD Belitang. Sementara IR hanya mengalami luka goresan kayu ditangan sebelah kiri,” ungkap Warga ketika dikonfirmasi.

Sedangkan direktur RSUD Martapura dr Deddy Damhudy ketika dikonfirmasi membenarkan adanya warga yang meninggal dan satu korban lainnya sempat dirawat akibat tertimpa pohon sengon.

Sementara itu, Kepala BPBD OKU Timur Mgs Habibullah menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan memperhatikan jalanan sekitar ketika terjadi hujan terlebih disertai angin kencang. Akibat kejadian tersebut kata dia, satu korban meninggal dunia, satu luka berat dan satu lagi kritis. Selain itu kerugian juga terjadi pada warga bernama Darwis yang rumahnya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon.

“Banyak pohon besar yang sudah berusia cukup tua. Kalau melintas berhati-hati karena pohon kayu bisa saja tumbang atau ranting yang patah dan bisa menyebabkan bencana,” ujarnya.