Ayah Tiri Ini Perkosa Anaknya Hingga Hamil saat Istri Tidak Ada

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Sungguh malang nasib FP (13) gadis yang masih duduk dibangku MI kelas enam disetubuhi Sugeng Heriyanto (53) Warga desa Pahang Asri Kecamatan BP Peliung Kabupaten OKU Timur ayah tirinya sendiri hingga hamil. Di bawah ancaman sang ayah, korban harus menuruti permintaan bejat ayah tirinya itu untuk berhubungan badan.

Polisi dari Mapolsek BP Peliung yang mendapat laporan dari istri tersangka bernama Nafsiah Atas dugaan persetubuhan anak dibawah umur. Pelaku kemudian diciduk oleh pihak kepolisian di kediamannya Senin (5/3/2018) lalu sekitar pukul 23.00.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Senin (19/3/2018) persetubuhan yang dilakukan Heriyanto terhadap anak tirinya tersebut diketahui karena korban menceritakan kepada ibu kandungnya telah hamil akibat perbuatannya ayah tirinya sendiri. Ibu korban yang tidak percaya kemudian membawa korban ke bidan di desa Pemetung Basuki untuk dilakukan pemeriksaan.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Irsan Sinuhaji melalui Kasat Reskrim melalui Kapolsek BP Peliung AKP Arif Usman Senin (19/3/2018) saat dikonfirmasi mengatakan, setelah sampai di tempat bidan korban kemudian di USG dan dinyatakan Positif Hamil. Setelah itu ibu korban kemudian membawa anaknya kerumah dan menanyakan kronologis persetubuhan dengan ayah tirinya itu.

“Ketika ditanya, ternyata anaknya mengatakan bahwa sudah disetubuhi sebanyak lima kali oleh ayah tirinya tersebut,” katanya.

Selain itu lanjut Arif, berdasarkan keterangan korban, ayah tirinya tersebut menyetubuhi anaknya tersebut ketika ibunya tidak dirumah sambil mengancam korban agar tidak melapor kepada ibunya setiap kali disetubuhi ayah tirinya tersebut.

“Jangan bilang Ibumu nanti kita di penjara,” ujar Arif menirukan ancaman suaminya ketika menyetubuhi anaknya tersebut.

Setelah mendengar cerita dari anaknya, Nafsiah kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada kepala desa setempat dan bhabinkamtibmas dan kemudian pelaku dijemput oleh anggota Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.