Pastikan Masyarakat Terdaftar di DPT, Panwaslu OKU Timur Membuat Posko Pengaduan

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Untuk menindaklanjuti surat dari Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Banwaslu) Republik Indonesia tanggal 26 Maret 2018 nomor : 0484/K.Bawaslu/PM.00.00/III/2018 dan instruksi Ketua Bawaslu provinsi Sumatera Selatan tentang pembentukan posko Penerimaan Pengaduan Daftar Pemilih Pemilihan (P2DP2). Maka dari itu Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten OKU Timur memberikan ruang bagi masyarakat yang akan melapor maupun membuat pengaduan tentang pemuktahiran data mata pilih dengan membuat posko pengaduan.

Menurut Ketua Panwaslu OKU Timur Ahmad Ghufron didampingi oleh Benny Tenagus dan Agus Purnawan mengatakan, pembuatan posko pengaduan bukan hanya di sekretariat Panwaslu Kabupaten maupun di Panwascam di 20 kecamatan membuka posko pengaduan daftar pemilih pemilihan agar masyarakat yang potensial untuk memilih pada Pilgub Sumsel tanggal 27 Juni 2018.

“Bagi masyarakat yang belum merekam KTP elektronik dapat melapor ke posko pengaduan dan kami akan menyampaikan ke Dinas Dukcapil. Laporan masyarakat tersebut, agar masyarakat dapat terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT) karena telah memenuhi persyaratan dalam memberikan hak pilihnya sehingga saat berlangsungnya Pilgub bisa menyalurkan hak suara,” katanya.

Sementara itu ditempat berbeda, Ketua KPU OKU Timur, Leo Budi Rachmadi melalui Komisioner Devisi Perencanaan dan Data, Yuliansyah menambahkan, pihaknya sedang melakukan monitoring di lapangan, tujuan untuk memastikan Data Pemilih Sementara (DPS) sudah ditempel di 312 desa se OKU Timur. Tempat tempat yang menjadi sasaran diantaranya kantor kepala desa maupun kelurahan, dan titik-titik strategis yang gampang dijangkau masyarakat, masa perbaikan DPS dari 3 sampai 7 april 2018.

“Kita melakukan monitoring di lapangan untuk memastikan DPS sudah ditempel ditempat-tempat yang sesuai,” ujarnya.