Kekurangan Perangkat, Sekolah Berharap Kemendikbud Beri Bantuan Komputer

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – SMA N 2 Martapura saat ini terus berupaya dan berusaha agar anak didiknya bisa melaksanakan UNBK. Meskipun Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditingkat SMA sudah dilaksanakan sejak tahun lalu, namun hingga saat ini masih ada sekolah yang masih kekurangan perangkat komputer. Hal ini diungkapkan Kepala SMA N 2 Martapura, HM Sutam, S.Pd, MM saat ditemui disela-sela pelaksanaan UNBK disekolahnya, Senin (9/4/2018).

“UNBK sudah dilaksanakan mulai Senin (9/4/2018) hingga Kamis (12/4/2018) mendatang. Tahun ini ada 207 pelajar kita yang ikut UNBK. Meskipun dengan banyak keterbatasan, namun kita pihak sekolah tetap berupaya menjadi tempat penyelenggara UNBK. Karena kekurangan perangkat komputer menjadi tantangan tersendiri bagi sekolah, meskipun harus berkoordinasi dengan para wali murid untuk bisa meminjamkan perangkat komputer dan laptop ke sekolah,” kata Sutam.

Lanjut Sutam, saat ini sekolah hanya memiliki 12 unit komputer yang tersedia di sekolah. Namun, untuk bisa menggelar UNBK, sekolah ini membutuhkan sedikitnya 80 komputer. Sisanya pihak sekolah memakai komputer wali murid yang bersedia meminjamkan.

”Belum ada setengahnya terpenuhi. Makanya kami meminjam dari orangtua murid juga. Semua masih rapi dan kami pasang aplikasi ujian, sehinga siswa bisa melaksanakan UNBK, walaupun pihaknya membagi dalam tiga sesi,” lanjutnya.

Sutam berharap, sebelum sekolah melaksanakan UNBK, Pemerintah pusat yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan seharusnya sudah memberikan bantuan berupa perangkat komputer minimal 40 unit kesekolah, supaya anak-anak didik disekolah bisa berlatih memahirkan diri dalam pengoperasian komputer. Sehingga, pada saat pelaksanaan UNBK berlangsung anak-anak didik tidak lagi grogi dalam menggunakan komputer.
Selain itu, dirinya juga meminta agar perangkat server dan jaringan internet serta jaringan listrik dapat tercukupi dengan baik, agar anak-anak dalam melaksanakan UNBK dapat mengerjakan dengan nyaman sesuai dengan harapan Kemendikbud dan Pemerintah.

“Pelaksanaan UNBK ini agar bisa berjalan dengan sempurna, jika sarana dan prasarana seperti laptop, perangkat server, jaringan internet dan jaringan lisrtik untuk pelaksanaan UNBK disekolah sudah terpenuhi dengan baik. Kami sangat berharap kepada pemerintah pusat agar bisa membantu pengadaan komputer, sehingga tahun depan siswa bisa melaksanakan UNBK secara serentak tanpa ada kendala,” harapnya.

Sementara itu, Firman Apriansah salah satu siswa SMA N 2 Martapura menambahkan, meskipun dirinya grogi sebelum melaksanakan UNBK karena jarang mengoperasikan komputer, namun dirinya tetap optimis bisa meraih nilai yang baik. Karena, pelaksanaan UNBK ini hasilnya murni, dimana soal UNBK antara dirinya dan teman-teman berbeda, sehingga benar-benar mngerjakan soal dengan sendiri-sendiri.

“Ya harapan kami sebagai siswa komputer yang ada disekolah bisa terpenuhi dengan baik, agar tidak minjam-minjam lagi. Karena dengan adanya komputer yang cukup disekolah bisa berlatih sehingga pada saat UNBK seperti ini kami tidak lagi grogi dan lebih mudah mengoperasikan komputer,” pungkasnya.