Gubernur : Festival Jerami OKU Timur Ini Bisa Jadi Destinasi Wisata

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), mendukung penuh rencana wartawan dan Pemkab OKU Timur dalam rangka menggelar kegiatan festival jerami. Hal ini diungkapkapkan Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin saat berkunjung di Bumi Sebiduk Sehaluan dalam rangka kegiatan Pembukaan Dharma Shanti Nyepi Tahun Saka 1940, di Desa Karang Menjangan, Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur (14/04/2018).

Dikatakan Alex, karena ini kegiatan positif tentu sudah selayaknya didukung. Terlebih festival jerami ini menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat bagus.

”Jika Palembang ada jerami sudah saya tarik ke Palembang, namun karena yang ada jerami di OKU Timur sehingga dilaksanakan di OKU Timur, Pemprov mendukung penuh,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Alex juga mengatakan, wisata kreatif contohnya festival jerami memang harus dilakukan, tujuannya agar orang luar tertarik untuk datang di provinsi ini.

“Saya tegaskan sekali lagi apa yang dilakukan oleh kawan-kawan wartawan dan Pemkab OKU Timur didukung penuh oleh Pemprov,” tambahnya

Disisi lain, mantan Bupati Muba ini menambahkan karena zero komflik di Sumsel sudah dikenal di manca negara. Terbukti Sumsel dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games, ini sebuah perjuangan panjang. Memang jika tidak cerdas mengamatinya tidak ada hubhngannya Asian Games Palembang dengan Karang Menjangan maupun daerah lain. Tapi dengan Asian Games menjadikan Sumsel sebagai pelopor dibandingkan proivinsi lain.

”Kita bukan hanya membangun fisik saja, tapi juga membangkitkan usaha rakyat,” terangnya.

Sedangkan, Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi, S.Sos, MSi, menambahkan, festival jerami yang dilakukan rekan-rekan wartawan dan Pemkab OKU Timur ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah jerami agar memiliki nilai ekonomis melalui sebuah karyaseni. Karena itu Pemkab sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Kita harapkan melalui kegjatan festival patung jerami ini bisa mendongkrak gairah wisata di tempat kita,” jelasnya.

Selain itu juga lanjut Kholid, Kabupaten OKU Timur adalah daerah yang multi etnis dan agama namun tidak pernah ada konflik sara maupun etnis.

“Karena terjalinnya suatu komunikasi yang baik antara Pemerintah dengan masyarakat sehingga tidak pernah ada konflik sara maupun etnis di wilayah OKU Timur,” lanjutnya.