Bupati Kholid: OKU Timur Zero Konflik Agama

Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH bersama Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan rombongan saat baru tiba dalam rangka perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 tahun 2018

KABUPATEN OKU Timur yang masyarakatnya terdiri dari multi etnis, agama, suku dan ras namun dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya selalu hidup rukun, aman dan damai. Oleh karena itu sampai saat ini Kabupaten OKU Timur dengan jumlah penduduk lebih dari 700 ribu jiwa, belum pernah terjadi konflik di masyarakat atau zero konflik.

Gubernur Sumsel (kiri) Bupati OKU Timur (kanan)

Hal tersebut diungkapkan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi saat menghadiri perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 bersama Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin di Desa Karang Menjangan Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur (14/4/2018).

Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH bersama Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat membuka perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 tahun 2018

Menurut Kholid masyarakat OKU Timur selalu kompak untuk menjaga persatuan dan kesatuan baik melalui agama, adat budaya dan tradisi sehingga tidak mudah terpecah belah dan terprovokasi. “Sebab itulah di OKU Timur tidak ada konflik atau zero konflik walaupun masyarakatnya multi agama, etnis, suku dan ras,” kata Bupati.

Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH bersama Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan rombongan saat menghadiri perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 tahun 2018

Pada kesempatan itu pula Bupati mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya umat hindu di Desa Karang Menjangan Kecamatan Semendawai Timur, untuk bersama-sama mencurahkan tenaga dan pikiran, guna membangun daerah tempat tinggal demi masa depan yang lebih baik.

Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH bersama Bupati OKU Timur HM Kholid MD dan rombongan saat baru tiba dalam rangka perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 tahun 2018

“Masalah Pembangunan di desa ini ,terkait jalan desa kita sudah anggarkan puluhan miliar, tinggal kita laksanakan pembangunanya, namun diharapkan peran bantuan  warga agar pembangunan di OKU Timur merata dan sukses, bantu kami bila kita saling bantu tentunya semua bisa lancar,” pungkas Kholid.

Gubernur Sumsel bersama Bupati OKU Timur berfoto bersama dalam rangka perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 tahun 2018

Sementara Gebenur Ir H Alex Noerdin dalam sambutannnya menyambut gembira pelaksanaan acara tersebut. Mengingat, ditengah kemajemukan masyarakat Sumatera Selatan pada umumnya, umat Hindu mampu menunjukkan kerukunan dan toleransi kehidupan antar umat beragama.

Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH bersama Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat membuka perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 tahun 2018

“Sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi, Dharma Shanti merupakan moment yang tepat untuk melakukan pembinaan kepada umat manusia, khususnya umat Hindu, karena dapat meningkatkan nilai-nilai keimanan, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan persaudaraan di antara kita,” ujar nya. (adv).