Kadar Air Pengaruhi Harga Jual Jagung

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Tingginya kadar air karena kurang maksimal dalam pengeringan. Hal tersebut mempengaruhi harga jual jagung di Kabupaten OKU Timur. Jagung yang masih memiliki kandungan air tinggi membuat harga jagung turun di pasaran.

Menurut Cikwan Kepala Desa (Kades) Negeri Ratu Baru, Kecamatan Bunga Mayang, OKU Timur mengatakan, dampak kadar air cagung yang masih cukup tinggi membuat harga jagung asal daerah ini menjadi rendah di pasaran.

“Sesuai standar pasar, kadar air jagung seharunya 15 hingga 16 persen, sedangkan kadar air jagung disini masih mencapau 20 hingga 21 persen. Selama ini petani hanya menggunakan sistem jemur dengan mengandalkan panas matahari, sehingga kadar airnya masih tinggi, karena masih musim hujan,” katanya, Selasa (17/04/2018).

Dia juga menambahkan, sebenarya ada alat untuk mengeringkan jagung berupa open, tapi harganya mahal. ”Harga open pengering jagung mahal membuat kita petani tidak mampu membelinya, jika menggunakan open keringnya lebih bagus,” terangnya.

Saat ini harga jagung anjlok dari Rp3.500 sekarang Rp2.500 perkilogram. Kondisi ini tentu merugikan petani. “Sedangkan untuk hasil panen jagung disini cukup besar dan dijual hingga keluar Sumsel,“ ujarnya.