OKU Timur Daerah Zero Konflik

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Kabupaten OKU Timur adalah daerah yg sangat heterogen baik suku maupun agamanya, tapi dalam keheterogenan tersebut tidak pernah terjadi konflik antar suku maupun agama. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati OKU Timur Kholid Mawardi dalam sambutannya di acara pisah sambut Kapolres yang lama AKBP Irsan Sinuhaji kepada kapolres baru AKBP Erlin Tangjaya di Aula Hotel Parai Tani, Kamis (19/4/2018) malam.

Kholid mengatakan, kegiatan pisah sambut ini merupakan silaturahmi yang akan membawa kebaikan pada kita semua dan berharap kapolres yang baru betah berdinas di OKU Timur.

“Selain itu, hubungan kerjasama antar satuan kerja daerah di OKU Timur sudah terjalin sangat baik. Semua saling mendorong, melengkapi, mengayomi dan saling mengingatkan sehingga terjalin suatu jalinan kerja dengan kemesraan,” katanya.

Selain itu, dirinya sangat yakin dan percaya dengan kapolres yang baru karena kasus yang lima tahun saja bisa terbongkar seperti perampokan toko emas di desa Sriwangi dan pelakunya ditindak. Dengan ketegasan seperti itu maka mental pelaku kriminalitas akan kendor.

“Saya ucapkan selama datang kepada Kapolres yang baru AKBP Erlin Tangjaya dan selamat jalan Kapolres yang lama Irsan Sinuhaji,” pungkasnya lebih lanjut.

Sementara, AKBP Irsan Sinuhaji yang akan menempati posisi Kapolres Mandailing Natal, Sumatera Utara dalam kata-kata perpisahannya menyampaikan, selama 11 bulan lebih ia menjabat sebagai Kapolres OKU Timur dan diberi gelar adat komering Satria Pangeran Pugung.

“Saya bangga sekali dengan gelar tersebut sampai sertifikat adatnya saya bingkai. Di OKU Timur ini banyak kesan yang tidak mungkin saya lupakan karena di kabupaten inilah pertama kalinya menjabat sebagai Kapolres,” ucapnya.

Lanjut Irsan, Kiranya jalinan kerjasama yang baik dan sudah dilakukan, ujar Irsan, bisa terus berlanjut dengan Kapolres yang baru dan suatu saat dirinya ingin kembali berdinas di wilayah Sumatera Selatan.

“Apabila ada tutur kata saya dan istri yang salah mohon kiranya dari lubuk hati yg paling dalam mohon dimaafkan. Terima kasih kepada Bapak Bupati atas nasehat-nasehatnya yang membangun untuk kamtibnas di OKU Timur,” ujarnya.

“Selama saya berdinas, tidak semua tindak kehajatan bisa saya ungkap dan itu merupakan hutang, hutang ini nantinya saya harap bisa dibayar oleh Kapolres baru yang prestasinya luar biasa karena bisa mengungkap kejahatan terbunuhnya supir grab yang menghebohkan nasional,” lebih lanjut.

Pada kesempatan itu juga, Kapolres OKU Timur yang baru AKBP Erlin Tangjaya yang merupakan putra asli Sulawesi Selatan ketika diminta untuk sambutan mengatakan, keberhasilan tugas kedepan sangat bergantung dukungan eksternal dan internal.

“Tentunya saya harus banyak berkoordinasi agar tugas kedepan banyak didukung dan dapat bekerjasama dengan semua stake holder di OKU Timur baik itu TNI, Pemda dan tentunya juga masyarakat,” pungkasnya.