Harga Telur Diperkirakan Naik Dipertengahan Ramadhan

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Harga telur ayam dan bebek di sejumlah pasar dalam Kabupaten OKU Timur saat ini masih relatif normal. Harga telur diperkirakan akan mengalami lonjakan pada pertengahan bulan ramadhan nanti.

“Sampai saat ini harga telur masih normal. Perkotak telur ayam negeri Rp43 hingga Rp44 ribu, dan telur bebek Rp70 ribu perkarpet. Menjelang ramadhan ini, kita masih bisa menjual sekitar 150 sampai 200 karpet setiap harinya,” ungkap Sujono, salah satu pedagang telur di Pasar Martapura, Senin (30/4/2018).

Selain harga masih stabil, kata dia, permintaan juga belum mengalami lonjakan. Biasanya, baru akan terjadi lonjakan harga dan permintaan di pertengahan bulan ramadhan. Bahkan, kata dia, permintaan dan harganya akan semakin meningkat di saat menjelang Idul Fitri, karena permintaan telor untuk membuat kue semakin tinggi.

“Telur ayam didatangkan dari Palembang, sedangkan telur bebek dari Belitang. Namun, jika permintaan tinggi dan stok telur bebek dari peternak lokal sedikit, kita akan menambah stok telur bebek dari Lampung,” terangnya.

Rini, salah seorang pedagang kue musiman mengakui, kalau saat ini harga telur masih normal. Namun, menurut dia, harga dan permintaan akan semakin meningkat menjelang lebaran, lantaran banyaknya masyarakat yang memesan kue. “Sekarang harga telur masih normal, harga kue juga belum ada kenaikan,” singkatnya.

Terkait bakal terjadinya lonjakan harga dan permintaan pada bulan ramadhan nanti, Kadisperindag OKU Timur, Hj Sri Inarsih, melalui Sekdin, A Inson membenarkan, jika saat ini semua harga kebutuhan termasuk telor, masih relatif normal.

“Petugas kita tetap melakukan monitor harga seminggu dua kali di Pasar Martapura, dan Belitang, untuk memantau harga kebutuhan pokok,” katanya seraya menambahkan, untuk menggelar operasi pasar, tergantung situasi di lapangan.