Penempatan Pegawai Masih Banyak yang Tidak Sesuai Dengan Disiplin Ilmu

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan publik serta menghasilkan pembangunan yang berkualitas diperlukan aparatur yang profesional dan memiliki dedikasi yang tinggi. Akan tetapi masih banyak penempatan pegawai yang tidak sesuai dengan disiplin ilmu dan juga tidak berpedoman pada peraturan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Oleh karena itu, penempatan pegawai pada jabatan hendaknya sedapat mungkin mengacu kepada prinsip “The right man and the right place” dan tetap berpedoman kepada perturan ASN.

Permasalahan ini disampaikan Pansus DPRD OKU Timur, Rafelta Tuska Putra, pada Rapat Paripurna kedua masa persidangan kesatu laporan panitia khusus DPRD OKU Timur dalam rangka membahas LKPJ bupati 2017 pada Senin (30/5/2018) malam.

“Permasalahan ini perlu mendapatkan perhatian dan menjadi prioritas bagi Pemda OKU Timur dalam rangka perbaikan penyelenggaraan pemerintahan kedepan,” ujar Rafelta.

Dia menegaskan, kepada seluruh OPD OKU Timur agar konsisten melaksanakan prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik, akuntabel, transparan dan bertanggungjawab dalam rangka menuju penyelenggaraan pemerintahan yang bersih.

“Kepada seluruh OPD, terutama yang terkait dengan sektor unggulan, dalam upaya peningkatan PAD agar lebih fokus dan berkonsentrasi lagi dalam menggali dan mengelola serta mengembangkan sumber-sumber pendapatan baru daerah,” tegasnya.

Sementara Bupati OKU Timur, HM Kholid Mawardi SSos MSi mengatakan, untuk mencapai tujuan tersebut, pihaknya telah menetapkan landasan, arah dan kebijakan yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) 2005-2025, dan dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, yang dilaksanakan dalam rangkaian program kegiatan untuk mencapai sasaran yang ditetapkan setiap tahun.

“Kami menyadari rekomendasi yang disampaikan DPRD OKU Timur merupakan sarana dalam melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemkab OKU Timur 2017, dan rekomendasi ini akan kami tindaklanjuti serta akan dijadikan acuan guna perbaikan kinerja Pemda OKU Timur,” terangnya.