Saat Ditangkap Polisi, Bandar Narkoba Lakukan Hal Ini…

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Anggota Sat Res Narkoba Polres OKU Timur, berhasil menciduk seorang tersangka yang diduga bandar dan pengedar Narkoba. Pada saat proses penangkapan, tersangka berteriak-teriak meminta pertolongan. Tersangka diciduk pada Senin (30/4/2018) sekira pukul 14.00 Wib. Namun karena masih melakukan pengembangan pihak kepolisian baru merilis kasus penangkapan Narkoba ini.

Berdasarkan laporan kepolisian tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / A – / IV / 2018 / Sumsel / Res OKU Timur hari Senin tgl 30 April 2018, tersangka yang berhasil diringkus itu Asan Basri alias Eko (29) yang tercatat sebagai salah satu warga Desa Sukaraja Kecamatan Buay Madang OKU Timur.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SIK, SH melalui Kasat Res Narkoba Firniyanto SH pada Selasa (1/5/2018) saat dikonfirmasi mengatakan berawal dari informasi warga jika ada seorang bandar Narkoba, anggota lalu melakukan penyelidikan. Setelah cukup mendapatkan informasi selanjutnya anggota Sat Res Narkoba melakukan penggerebekan di rumah tersangka.

“Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tersangka dan rumah tersangka, kemudian anggota menemukan barang bukti berupa empat paket kecil Narkoba jenis sabu seberat 3,55 gram yang dibungkus plastik klip bening, satu buah timbangan digital merk CHQ warna hitam, satu buah pirek kaca, satu buah sekop plastik, empat bal plastik klip bening yang ditemukan di dalam kamar rumah tersangka,” katanya.

Selain itu lanjutnya, meskipun sudah berhasil ditangkap tersangka tetap berusaha untuk kabur dengan mencoba melompat dari lantai dua rumahnya. Tapi usaha tersangka  berhasil digagalkan anggota Sat Res Narkoba. Tersangka juga sempat berteriak-teriak meminta pertolongan kepada keluarga dan warga sehingga masyarakat mencoba untuk membantu tersangka, namun tetap kita pertahankan.

“Warga mencoba menghalangi anggota Sat Res Narkoba dengan cara memasang drum dan kayu di jalan serta melempari mobil dengan batu sehingga mobil Sat Res Narkoba rusak tetapi anggota Sat Res narkoba berhasil mennggelandang tersangka ke Mapolres OKU Timur untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara selama – lamanya  20 tahun.