Tercyduk Saat Curi Handphone, Wahyu Kabur Lewat Pintu Belakang

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Saat sedang melancarkan aksinya Wahyu (27) pelaku Pencurian dengan Pemberatan (curat) tercyduk pemilik rumah saat terbangun dari tidur. Seketika itu korban langsung berteriak maling sehingga membuat pelaku Curat kabur lewat pintu belakang.

Aksi Curat ini dilancarkan tersangka di rumah korban Apriyanto (29) di pasar Martapura No 127, RT 01, RW 02, Kelurahan Pangku Sengkunyit, Kecamatan Martapura OKU Timur pada Kamis (3/5/2018) sekitar 04.30 WIB.

Menurut Korban penuturan Apriyanto dalam laporannya, ia mengungkapkan saat kejadian dirinya sedang tidur di kursi ruangan keluarga, lalu terbangun dan melihat tersangka mengambil handphone yang sedang di cas di atas lemari televisi.

“Saat melihat tersangka, sontak saya langsung berteriak maling, tersangka kemudian langsung lari keluar rumah lewat pintu belakang yang sudah di rusak oleh tersangka, kemudian saya melapor ke Polsek Martapura,” katanya.

Selepas mendapatkan laporan dari korban pihak kepolisian dengan sigap melakukan pencarian, akhirnya Anggota Unit Reskrim Polsek Martapura, berhasil menangkap tersangka Wahyu (27), warga Tepian Komering Martapura, Kabupaten OKU Timur. Wahyu ditangkap pihak kepolisian karena terlibat aksi pencurian dengan pemberartan (Curat) di Martapura, karena berusaha kabur terpaksa polisi memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis kaki kanannya.

Penangkapan terhadap tersangka Wahyu dipimpin Kanit Reskrim Martapura, Ipda Randi Dwi Rendra Graha. Tersangka ditangkap di rumahnya pada Kamis (03/05/2018) sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan laporan kepolisian yang tertulis dalam Laporan Polisi Nomor: LP – B / 14 / V / 2018 / SUMSEL /OKUT / Sek MPA. Tanggal 03 Mei 2018. Tersangka Wahyu terkena pasal 363 KUHP tentang Perkara Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun.

Menurut Kapolres OKU Timur, AKBP Erlin Tangjaya melalui Kasat Reskrim, AKP Faisal P Manalu didampingi Kapolsek Martapura, Kompol Mahajavet, saat dikonfirmasi mengatakan, setelah menerima laporan korban anggota Unit Reskrim langsung bergerak. Berkat kesigapan anggota, tersangka Wahyu akhirnya berhasil diringkus.

“Namun tersangka berusaha kabur saat akan ditangkap, terpaksa anggota kita mengambil tindakan tegas dan terukur,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka digelandang ke Mapolsek Martapura, dan sekarang sedang menjalani pemeriksaan. Selain menangkap tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu buah handphone merk samsung galaxy grand neo plus warna putih.

“Karena kemungkinan tersangka juga pernah terlibat kasus Curat di tempat lain,” jelasnya.

Sementara tersangka Wahyu mengatakan sudah dua kali melakukan aksi Curat. Sehari-hari berkerja tukang angkut pasir di Sungai Komering. Saat melancarkan aksi pintu rumah korban memang sudah terbuka.

“Sudah dua kali pak saya mencuri karena kepepet untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anak saya dua karena bingung saya nekat mencuri,” tambahnya.