Menjelang Ramadhan Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Menjelang bulan suci Ramadhan sejumlah kebutuhan pokok dan kebutuhan lainnya mulai mengalami. Kebutuhan pokok tersebut meliputi telur, ayam potong maupun ayam kampung. Tingginya permintaan yang tidak diimbangi dengan stok yang mumpuni berdampak pada melambungnya harga tersebut.

Menurut H Faisal Habibur SH selaku pengusaha ayam kampung di OKU Timur mengatakan, salah satunya adalah permintaan ayam kampung yang banyak dicari masyarakat. Jika selama ini harga ayam kampung di sejumlah pedagang di pasar Martapura mencapai Rp 35 ribu per kilogram, saat ini harganya telah melonjak menjadi Rp 45 ribu sampai Rp 50 ribu per kilogram. Diakui pedagang naiknya harga ayam kampung salah satunya karena tingginya permintaan.

“Memang sudah hukum ekonomi jika permintaan  tinggi maka harga akan naik. Bahkan bisa jadi harga saat ini akan naik lagi. Oleh karena itu untuk menjaga stabilan harga dan menghindari ulah nakal pedagang yang memanfaatkan kondisi puasa dan lebaran dengan menaikkan harga demi mengejar keuntungan berlipat, kita telah menyiapkan stok ayam kampung untuk kebutuhan selama puasa hingga hari raya Idul Fitri. Selain menjaga kestabilan harga kita juga membantu masyarakat agar tidak terbebani dengan kenaikan harga ayam kampung,” katanya.

Kemudian lanjut Faisal, untuk memenuhi kebutuhan awal puasa, dirinya telah menyiapkan 15 ton ayam dengan berat 1 kilogram per ekor atau total 15 ribu ekor ayam. Stok tersebut siap dilempar ke pasar dengan kondisi ayam yang sehat fan bersih.

“Sementara untuk memenuhi kebutuhan ayam kampung pada lebaran nanti kita menyiapkan 30 ton atau 30 ribu ekor ayam kampung. Untuk harga ayam kampung kita dijual dengan harga Rp 45 ribu per kilogram,” jelasnya.

Selain itu dirinya juga menyampaikan, dirinya juga melayani penjualan langsung di kandang ayamnya yang berada di Desa Kromongan Kecamatan Martapura. “Masyarakat bisa membeli ayam kampung kita di kandang. Selain partai besar kita juga melayani pembelian dalam jumlah kecil,” pungkasnya seraya mengatakan pelanggan yang datang didominasi pengusaha rumah makan.