Antisipasi Bencana Karhutla BPBD Bentuk Tim Khusus

loading...

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Timur melakukan rapat koordinasi dan membentuk tim kura-kura ninja. Pembentukan tim ini untuk mengantisipasi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) diwilyah Kabupaten OKU Timur, yang bertujuan agar dapat mempercepat dalam menanggulangi bencana Karhutla. Terlebih, hal ini sebagai salah satu langkah Kabupaten OKU Timur dalam turut mensukseskan pelaksanaan Asian Games pada bulan Agustus mendatang agar terhindar dari ancaman asap serta mendukung provinsi Sumsel sebagai daerah zero asap.

“Meskipun Kabupaten OKU Timur bukan daerah yang rawan akan kebakaran atau titik hotspot di Sumsel, namun kita tetap mewaspadai dan terus melakukan kesiap siagaan agar sewaktu-waktu terjadi kebakaran bisa lebih mudah di tangani, karena di Kabupaten OKU Timur ada beberapa perusahaan perkebunan yang dimungkinkan akan terjadi kelalaian dalam pengelolaan sehingga bisa menyebabkan kebakaran,” ujar Bupati OKU Timur HM Kholid MD saat membuka acara rapat koordinasi penanggulangan bencana karhutla bersama instansi terkait dan lembaga vertikal serta unsur muspida yang dilaksanakan di Aula Bina Praja I Pemkab OKU Timur, Selasa (15/5/2018).

Kholid menambahkan, dirinya menekankan kepada seluruh satuan kerja yang terkait agar dapat mempersiapkan sumber daya manusianya (SDM) dan kesiapan peralatannya, jangan sampai ketika terjadi kebakaran peratannya tidak bisa digunakan karena sudah rusak. Selain itu, satuan kerja juga harus melakukan identifikasi terhadap daerah-daerah yang dimungkinkan terjadi kebakaran dan menyiapkan dan membuat sumber-sumber air untuk memudahkan saat memadamkan kebakaran, serta meningkatkan hubungan baik antar sesama satuan kerja agar memudahkan koordinasi dan melakukan standby yang dikoordinasi oleh BPBD.

“Saat ini yang punya peralatan untuk mencegah kebakaran diantaranya BPBD dan Damkar serta dibantu instansi vertical seperti Puslatpur, Yon Armed, TEPBEK-ANG serta ditambah dukungan dari Dinas Sosial. Kepada semua masyrakat juga diharapkan agar berhati-hati karena saat ini kita sudah memasuki musim kemarau yang bisa memicu banyak dampak yang menyebakan kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah OKU Timur Mgs Habibullah, S.IP, MM didampingi Kabid pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Chopi Hanan menambahkan, rapat koordinasi ini sengaja dilakukan untuk mengatisipasi sejak dini agar tidak terjadi Karhutla, karena kita semua menyadari dampak dari kebakaran bisa menyebakan kerusakan lingkungan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat lokal saja, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat diluar daerah yang dapat memicu kondisi lingkungan mengalami perubahan iklim, kelangkaan sumber daya air, pengangguran, kemiskinan dan kinflik sosial.

“Melalui rapat koordinasi Karhutla ini saya berharap kerjasama antara pemerintah daerah dengan TNI, Polri dan Dinas isntansi terkait serta pihak perusahaan yang ada di OKU Timur dapat mencari solusi terbaik secara bersama.agar masyarakat tidak membuka lahan perkebunan dengan cara membakar,” katanya.

Dirinya berharap semua anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim Kura-kura Ninja serta TRC Kecamatan dapat terus meningkatkan pemantauan dan melakukan koordinasi kepada masyarakat serta melakukan pencegahan dan penanganan pengendalian kebaran secara cepat dan optimal.

“Dengan dibentuknya tim kura-kura ninja ini semoga dapat lebih meningkatkan kinerja BPBD OKU Timur dalam meminimalisir terjadinya kebakaran, serta dapat membantu memadamkan api hingga kepelosok desa,” harapnya.