ADD Tahap Kedua Takkan Dicairkan Jika Pengerjaan Tahap Pertama Belum Selesai

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Dana Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua tidak akan dicairkan jika pengerjaan dana tahap pertama belum selesai. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi saat memimpin rapat dengan seluruh kepala OPD dan camat, Rabu (23/5/2018).

Menurut Kholid, pada tahun ini jangan sampai terulang lagi desa yang belum selesai bisa mencairkan dana ADD berikutnya karena menyalahi aturan.

“Jadi, saya meminta kepada kepala desa harus benar – benar menyelesaikan pekerjaan yang menggunakan dana ADD pada tahap pertama,” ujar Kholid menambahkan.

Kemudian kata Kholid, pekerjaan ADD tahap pertama, jangan terfokus pada infrastruktur desa saja. ADD juga bisa digunakan untuk kegiatan lainnya. Contohnya pengembangan ekonomi kemasyarakatan.

“Camat dan pendamping desa juga harus memberikan bimbingan ke desa maupun kepala desa. Tujuannya agar desa bisa menggunakan dana itu dengan baik dan tepat sasaran,” jelas Kholid.

Selain itu, Kholid juga meminta peran BUMDes harus lebih digiatkan untuk meningkatkan ekonomi desa. “Karena dengan kehadiran BUMDes ini bisa menjadi pemicu berkembangnya ekonomi desa,” kata dia.

Kepala Dinas PMD, Rusman menambahkan, penyaluran ADD periode pertama dengan total Rp30,2 miliar disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar 70% sebesar Rp21,183 miliar. Sedangkan tahap kedua 30% senilai Rp9,078 miliar.

“Periode kedua sebesar Rp205,926 miliar dibagi tiga tahap. Tahap pertama 20% senilai Rp41,185 miliar, tahap kedua 40% senilai Rp82, 370 miliar, tahap ketiga 40% sebesar Rp82,370 miliar. Jika desa ingin mencairkan tahap berikutnya seluruh kegiatan maupun pengerjaan tahap pertama harus selesai,” ujarnya.