Pastikan Persiapan Pengendalian Karhutla, Pemkab Bersama Dandim dan Kapolres Tinjau MHP

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur bersama Komandan Kodim 0403 OKU dan Kapolres OKU Timur melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) serta peninjauan alat pemadam kebakaran dan simulasi pemadaman api. Rakor tersebut bertujuan untuk memastikan persiapan pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di lingkungan PT Musi Hutan Persada (MHP) unit satu zona Martapura.

Kegiatan berlangsung di kantor PT MHP Martapura, Rabu (23/5) yang dihadiri langsung Kabid pencegahan dan kesiapsiagaan bencana BPBD OKU Timur Chopi Hanan, Dandim 0403 OKU Letkol Arm Agung Widodo, S.Sos, Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, S.Ik, Koramil Martapura Kapten Sodik, Kabag Ops Polres OKU Timur Kompol CS Panjaitan, Direktur FPSEAM Aminullah. SH serta sejumlah karyawan PT MHP dan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Menurut Komandan Kodim 0403 OKU Letkol Arm Agung Widodo, S.Sos saat diwawancarai mengatakan, pihaknya sengaja memenuhi undangan PT MHP untuk melihat semua persiapan dan peralatan untuk mengantisipasi dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Dirinya juga sudah menyaksikan paparan dari pihak MHP dilanjutkan dengan pengecekan alat dan simulasi pemadaman api terutama pada saat musim kemarau nanti.

“Setelah kita lihat semua alat-alat yang ada sudah cukup baik. Namun kita berharap apa yang telah disiapkan ini bisa dioperasinalkan dengan baik serta penangannya bisa benar-benar efektif, karena karhutla memang menjadi prioritas pertama pemerintah dalam menghadapi Asian Games dan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran yang bisa menyebabkan banyak asap,” jelasnya.

Kemudian Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya, SH, S.IK menambahkan, mengenai peralatan sejauh ini cukup bagus, tetapi kita meminta kepada pihak PT MHP agar lebih meningkatkan sinkronisasi kepada pemkab dan privinsi agar penanganan tidak hanya di tingkat MHP tapi di tingkat Kabupaten juga.

“Kita juga meminta bantuan kepada pihak PT MHP untuk mengkafer wilayah disekeliling obresvasi hutan PT MHP sendiri. Kita semua mengajak masyarakat agar terus mewaspadai jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan asap dimana-mana yang nantinya dapat mengganggu pelaksanaan ajang Asian Games pada Agustus mendatang,” katanya.

Sementara itu, Direktur FPSEAM PT MHP Aminullah. SH mengatakan, wilayah PT MHP sebenarnya tersebar di tiga kawasan hutan diantaranya kawasan hutan Penakat, hutan Suban Driji dan hutan Martapura. Untuk kawasan Martapura saat ini pihaknya selalu mempersiapkan beberapa peralatan diantaranya buldozer, tanki air, tanki sancin, tanki tracktor, tronton, tower pemantau dan seluruh perengkapan didalam peraturan P32 Kalaka yang merupakan syarat mininum yang harus dimiliki oleh perusahaan dalam rangka pengendalian kebakaran hutan dan lahan, dari disitu memuat semua instrumen pengendalian kebakaran hutan baik dari SDM, peralatan maupun sitem pelaporan dan sebagainya.

“Semua peraturan yang mengacu pada P 32 Kalaka semua sudah dipenuhi, serta persiapan untuk melakukan pencegahan karhutla dengan langkah-langkah diantaranya langkah pemetaan rawan-rawan titik api, penyusunan strategi serta penanganannya,” ungkapnya.

Dikatakan, selain menginisiasi amanat peraturan, PT MHP juga membentuk 18 Masyarakat Peduli Api (MPA) yang salah satunya di wilayah Martapura serta merekut masyarakat sekitar menjadi karyawan kontrak khusus untuk mengendalikan kebakaran yang waktunya kurang lebih 6 sampai 8 bulan tergantung dari masa kemarau itu sendiri.

“Kita juga sudah mempunyai 40 tower pemantau api dengan ketinggian 25 meter untuk memudahkan memantau kondisi lokasi dan mempunyai 226 unit Cekdam atau Embung untuk sumber air saat memadamkan api serta sekat bakar atau ilaran api untuk memutus api agar tidak menyambar ke wilayah lainnya sekaligus berfungsi sebagai jalan patroli. Bahkan, kita juga selalu berkoordinasi dengan masyarakat dan steak holder untuk selalu bersosialisasi agar tidak membakar hutan dan lahan,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala UPTD KPH wilayah VI Bukit Nanti Martapura, Siti Lela Sari menambahkan, dirinya berharap peralatan pemadam kebakaran yang sudah cukup lengkap di PT MHP ini dapat bermanfaat juga untuk masyarakat sekitar wilayah MHP guna melakukan pencegahan kebakaran.

“Kita berharap kerja sama dengan MHP ini bukan hanya sebatas meja rapat saja namun dapat berkesinambungan untuk masyarakat,” jelasnya.