Keluarga PKH Berprestasi Dapat Penghargaan Dari Kemensos

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Viola Miftalhul Nurjanah salah satu anak dari pasangan bapak Suwarno dan Ibu Puji Astari warga Cidawang RT 01 RW 03, Kelurahan Paku Sengkunyit, Kecamatan Martapura mendapatkan penghargaan dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Dirjen perlindungan dan jaminan sosial Harry Hikmat. Penghargaan ini diberikan karena prestasinya yang mampu masuk Bidikmisi di Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk tahun pelajaran 2017. Keluarga Suwarno merupakan keluarga binaan Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial OKU Timur. Penghargaan tersebut diberikan saat kegiatan Bimbingan Pemantapan SDM PKH tahun 2018 yang digelar pada 27 sampai 30 Mei 2018 di Hotel Aston Palembang.

Menurut kepala Dinas Sosial OKU Timur Juwairiyah, SE, MM melalui Derga Karenza, SP, MM selaku Kepala Bidang Perlindungan Jaminal Sosial sekaligus Ketua PPKH OKU Timur saat diwawancarai mengatakan, sebelumnya ada empat orang berprestasi dari keluarga PKH yang diusulkan Dinas Sosial mewakili OKU Timur untuk mengikuti Bidikmisi, namun setelah diumumkan hanya satu orang yang masuk yaitu Viola Miftalhul Nurjanah.

“Penghargaan yang diberikan oleh Dirjen yaitu berupa piagam, uang pembinaan serta bingkisan alat tulis. Semoga dengan adanya penghargaan ini dapat menjadi acuan dan penyemangat putra-putri OKU Timur dalam meraih prestasi, meskipun kondisi ekonomi kurang mampu, namun tidak menghilangkan semangat. Karena kemiskinan tidak akan menghalangi seseorang untuk berprestasi,” katanya.

Lalu lanjut Derga, dengan adanya program PKH kedepan Dinas Sosial OKU Timur terus berupaya untuk dapat mengurangi tingkat kemiskinan khusunya di Kabupaten OKU Timur. Selain itu, dirinya juga berpesan agar uang bantuan yang diterima keluarga PKH dapat dipergunakan dengan sebaiknya untuk kepentingan kesehatan dan pendidikan anak, bukan untuk beli rokok dan pulsa.

“Kita ucapkan terima kasih kepada pendamping PKH yang senantiasa memberikan dukungan dan arahan dalam menyalurkan minat bakat kepada keluarga binaan PKH, sehingga keluarga PKH dapat menunjukan prestasinya. Kita yakin program PKH ini juga bisa menjadi salah satu cara untuk menyalurkan prestasi di masyarakat meskipun dalam keadaan banyak kekurangan serta dapat membuka wawasan agar tidak minder dengan keadaan,” jelasnya.

Sedangkan, Viola Miftalhul Nurjanah mahasiswi Unsri yang mendapat penghargaan didampingi ibunya Puji Astari bersama Pendamping PKH Rara Dwi Prasatia, M.Pd saat dibincangi mengatakan, dirinya merasa bangga atas prestasi yang telah diraihnya, bahkan ia tak menduga bisa sampai diberi penghargaan oleh Dirjen.

“Waktu lulus SMA awalnya saya bingung mau ngelanjutkan pendidikan, disamping butuh biaya yang besar juga bingung mau ambil jurusan apa. Namun berkat adanya bimbingan oleh pendamping PKH saya diarahkan serta di suport sehingga bisa masuk Bidikmisi di Universitas Sriwijaya pada tahun 2017 lalu, dan sekarang alhamdulilah saya mendapatkan beasiswa kuliah geratis dan uang saku setiap bualannya,” terangnya.

Viola berharap, semoga program PKH dapat terus berkembang dan lebih baik lagi, karena bantuan PKH ini memang sangat diperlukan untuk masyarakat terutama manfaatnya untuk meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan keluarga.

“Sewaktu masuk Bidikmisi di Unsri saya mengalami kesulitan biaya, namun alhamdulillah bisa teratasi oleh program PKH. Kita juga berharap program PKH ini juga bisa terus ada sehingga manfaatnya dapat membantu masyarakat,” harapnya.