H-2 Pencoblosan, Masih Banyak Warga Yang Belum Menerima C6

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkada serentak 2018 telah memasuki H-2, akan tetapi masih banyak warga yang belum menerima C6. Tugas Panwas untuk mengecek apakah warga sudah menerima maupun belum menerima C6. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan Bawaslu Sumsel Koordinator Devisi Organisasi dan SDM, Iin Irwanto ST, MM saat melakukan monitoring di Panwascam Martapura, OKU Timur pada Senin (25/8/2018).

“Terakhir C6 harus dibagikan H-1 untuk itu harus  segera bisa diberikan, sesuai orang yang namanya yang tercantum di DPT. Kami memerintahkan berapa C6 yang belum dibagikan itu harus didata. Situasi Sumsel sudah berjalan sesuai dengan aturan. Konsentrasi pada masa tenang jangan sampai terjadi pelanggaran. Karena itu Panwas terus melakukan monitoring maupun pemantauan,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, daerah berdasarkan Indeks kerawanan berdasarkan data Bawaslu dari 9 kabupaten dan kota ada tiga  kabupaten yang perlu mendapat perhatian khusus, Empat Lawang, Palembang, Banyuasin.

“Kerawanan di ketiga daerah ini kita lihat catatan tentang kenetralan penyelenggaran dan sikap politik calon sudah dilakukan antisipasi. Baswalu mengamankan dan menerbitkan TPS rawan sehingga menjadi fokus pengawasan,” ujarnya.

Pemungutan suara, ini merupakan penentuan seluruh tahapan. Sehingga dibutuhkan keseriusan dan tanggungjawab petugas di lapangan. Jika banyak masalah itu menandakan pelaksanaan gagal.

“Mari kita berkonsentrasi dalam menjalankan tugas, kita memiliki tanggungjawab untuk menjamin kwalitas,” ungkapnya.

Keberadaan pengawas di TPS sangat penting, untuk memastikan pelaksanaan pemungutan suara bisa berjalan dengan lancar. Namun yang terpenting melakukan pencegahan, sehingga tidak terjadi masalah.”Karena jika terjadi sengketa maupun masalah ini tentu akan mengganggu pelaksanaan Pilkada,” terangnya.

Dia juga mengatakan  tidak ada yang bisa intervensi maupun menakut-nakuti Panwas. Jika terjadi hujan yang utama diselamatkan kotak suara dan daftar hadir.

Sedangkan Ketua Panwaslu OKU Timur Ahmad Gupron SE, didampingi Komisioner Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Beni Tenagus SKM,  ada beberapa TPS di Bumi Sebiduk Sehaluan yang dinilai rawan, diantaranya TPS di Dusun Karang Menjangan Desa Mendah Kecamatan Jayapura lokasi yang tidak bisa dilewati kendaraan roda dua terutama saat hujan jalan rusak parah.

“Lalu TPS di Desa Meluai dan Desa Campang Tiga Jaya Kecamatan Cempaka kondisi jalan yang rusak dan masuk daerah perkebunan. Kemudian TPS di Dusun  Sangkuriang Desa Gunung Jati, Kecamatan Madang Suku I letak geofrafis yang tidak bisa dilewati melalui darat harus menyeberang sungai,” ungkapnya.

Desa Jatimulya Kecamatan Madang Suku II, saat pendaftaran belum terdaftar karena belum terekam sekarang baru direkam sehingga harus dipastikan warga bisa menyalurkan hak pilihnya. “Secara umum kondisi daerah kondusif dan seluruh tahapan sudah berjalan dengan lancar,” tegasnya.