Pilkada Serentak di Wilayah OKU Timur Kondusif, Tidak Ada Temuan dan Pengaduan Pelanggaran

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pelaksanaan pemungutan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel yang telah dilaksanakan 27 Juni lalu hingga saat ini masih kondusif dan tidak ada konflik. Baik dari Pasangan Calon (Paslon) maupun tim sukses serta masyarakat pendukung Paslon.

Menurut ketua Panwaslu OKU Timur Ahmad Ghufron didampingi Benny Tenagus dan Agus Purnawan Minggu (1/7/2018), sampai ini belum ada pengaduan pelanggaran yang masuk ke panwaslu maupun sentra Gakkumdu mengenai adanya pelanggaran baik sebelum pelaksanaan saat pencoblosan maupun pasca pencoblosan. Dirinya berharap pilkada di OKU Timur tetap kondusif mengingat masyarakat OKU Timur sudah sangat cerdas dalam berdemokrasi dan memahami akan pentingnya mengikuti pesta demokrasi.

“OKU Timur sangat kondusif setiap dilaksanakan pemilihan umum. Mudah-mudahan ini awal kemajuan demokrasi. Masyarakat sudah sangat cerdas dan ini tentunya harus di apresiasi,” katanya.

Lalu lanjut kata Benny, selain pengaduan pihaknya juga tidak mendapatkan adanya temuan pelanggaran selama proses pilkada berlangsung. Baik dari pihak panwas di tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun petugas lapangan yang disebarkan disejumlah daerah untuk melakukan pemantauan adanya kecurangan pemilu.

“Bahkan pengawasan juga dilakukan oleh sejumlah mahasiswa yang dikirimkan oleh Bawaslu Provinsi. Namun baik pengaduan maupun temuan belum ada. Mudah-mudahan hingga pleno penetapan gubernur dan wakil gubernur selesai tidak ada masalah,” ujarnya.

Panwas kata Benny, hingga saat ini terus membuka posko pengaduan selama 24 jam di kantor panwaslu OKU Timur untuk menerima baik pengaduan maupun laporan adanya pelanggaran Pilkada.

Sedangkan Rasio warga Martapura mengatakan, pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel di OKU Timur berjalan dengan lancar tanpa kendala maupun bentrok serta demo seperti yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Masyarakat kata dia, sudah sangat cerdas dalam berdemokrasi hal itu terbukti dengan setiap pilkada tidak ada bentrokan antar pendukung maupun masyarakat.

“Setiap pilkada OKU Timur selalu adem ayem dan tidak ada gejolak. Namun partisipasi pemilih selau naik. Hal itu membuktikan masyarakat sudah cerdas dalam berdemokrasi,” pungkasnya.