Mencoba Kabur, 10 Timah Panas Bersarang di Kaki Pelaku Curas

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Anggota jajaran Satreskrim Polres OKU Timur berhasil meringkus pelaku kasus Pencurian Curas yang terbilang sadis. Pelaku telah diburu dari Tahun 2017 lalu oleh pihak kepolisian, akhirnya keok dihajar timah panas petugas. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10 butir timah panas bersarang di kaki pelaku.

Berdasarkan laporan kepolisian yang tertuang dalam LP – B/15/III/2018/SUMSEL/OKUT/BLT, tersangka Syupriadi alias Agus (31) merupakan salah satu warga Kelurahan Terukis, Kecamatan Martapura. Tersangka tampak tertunduk dan mengakui perbuatannya saat pers release yang dipimpin langsung Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, Kamis (5/7/2018) di Mapolres OKU Timur.

Menurut Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya SH SIK saat pres release mengatakan, pelaku berpura-pura menyewa mobil milik korban, dengan uang sewa sebesar Rp 250.000 /hari. Namun setelah tiga hari nomor tersangka tidak bisa dihubungi, dan mobil tidak dikembalikan.

“Jadi pelaku ini kita tangkap berawal dari laporan penggelapan kendaraan milik korban Saimin pada Maret 2018 kemarin, warga Desa Gunung Mas Belitang I, yang melaporkan kehilangan mobil yang disewa pelaku. Namun tidak dikembalikan sesuai perjanjian dan pelaku tidak bisa dihubungi lagi,” jelas Kapolres.

Lalu lanjut Kapolres, setelah diringkus di kontrakannya di Desa Kotabaru Martapura Selasa (3/7/2018), oleh anggota Polsek Belitang I dan Shadow Wallet Polres OKU Timur, tersangka yang mencoba melawan dan kabur terpaksa pihak kepolisian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan cara melumpuhkan tersangka. Tersangka akhirnya tumbang setelah 10 butir timah panas bersarang dikakinya.

“Setelah pengembangan yang dilakukan tim, tersangka akhirnya mengakui bahwa dirinya bersama dua rekannya yang lain pernah melakukan perampokan sadis pada bulan September 2017 silam di Desa Campang Tiga Cempaka terhadap korban Supriadi dan berhasil merampas satu unit mobil truk yang dikemudikan korban,” Tambahnya.

Dari keterangan pelaku Agus, motif pelaku dengan mengajak korban mengangkut koral. Setelah mobil memasuki wilayah perkebunan LPI, saat korban berhenti di LPI saat yang bersamaan, rekan pelaku mendatangi mobil dan langsung memukul korban.

Tak sampai disitu saja, ketiga pelaku pun melakukan tindakan sadis dengan cara menggorok leher korban dan kemudian meninggalkan korban begitu saja dengan membawa kendaraan milik korban.

“Korban Alhamdulillah selamat, hanya saja saat ini kondisinya cacat tetap. Untuk dua pelaku lainnya saat ini sedang kita buru. Juga barang bukti sedang kita lacak,” paparnya lebih lanjut.