Ciptakan Destinasi Wisata Baru yang Berkelanjutan

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Melimpahnya hasil panen padi petani setiap tahunnya, membuat pemerintah Kabupaten OKU Timur bertekad untuk mengembalikan kedaulatan pangan nasional yang pernah diraih selama ini. Dengan produksi diatas 1 juta ton gabah kering giling (GKG) setiap tahun, saat ini pemerintah setempat tidak hanya fokus pada peningkatan produksi padi semata, melainkan juga bagaimana memanfaatkan potensi yang ada untuk mendukung terciptanya kedaulatan pangan tersebut.

Salah satu langkah yang akan dilaksanakan adalah menggelar Festival Jerami Sebiduk Sehaluan 2018. Festival ini akan dilaksanakan oleh Pemkab OKU Timur dengan melibatkan seluruh wartawan yang ada di OKU Timur dibawah naungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan  Ikatan Wartawan Online (IWO) OKU Timur. Sesuai dengan namanya, Festival Jerami Sebiduk Sehaluan, akan menggunakan jerami hasil panen padi petani sebagai bahan utamanya.

Menurut Ketua Umun Festival Jerami Sebiduk Sehaluan 2018, Edward Ferdinant SH, jika selama ini jerami hasil panen petani dibiarkan menggunung atau dibakar, melalui Festival Jerami yang digelar, jerami-jerami tersebut akan disulap menjadi patung-patung jerami dan karya seni dalam berbagai bentuk dan ukuran.

“Festival Jerami ini akan dilaksanakan selama 1 pekan mulai tanggal 5 hingga 11 Agustus 2018 dan diikuti seluruh Desa yang ada di Kabupaten OKU Timur. Selain itu juga diikuti organisasi perangkat daerah (OPD), instansi terkait lainnya seperti Kepolisian, Kejaksaan, TNI, BUMN, BUMD serta pihak swasta dan organisasi yang ada di Bumi Sebiduk Sehaluan,” ujarnya.

Bahkan, dalam satu lokasi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan lain yang berkaitan dengan jerami. Selain patung jerami nanti juga akan dilaksanakan lomba trail angkut jerami, festival seni budaya, parade musik, pentas 1.000 penari, rembuk tani dan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang berkaitan dengan pertanian. Harapan pihak panitia, Festival Patung Jerami terbanyak yang dilaksanakan nantinya, merupakan yang terbanyak yang dilaksanakan di Indonesia dan tercatat dalam rekor MURI.

Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi sangat menyambut baik dilaksanakannya Festival Jerami. Menurut Bupati, melalui Festival Jerami ini diharapkan menjadi destinasi wisata baru bagi Kabupaten OKU Timur dan provinsi Sumatera Selatan pada umumnya. Dengan tujuan bisa mengundang wisatawan baik lokal maupun dari luar OKU Timur. Karena OKU Timur terkenal sebagai daerah berbasis pertanian, dilaksanakannya Festival Jerami ini merupakan langkah yang sangat tepat. Selain memanfaatkan limbah jerami juga menjadi destinasi wisata baru yang berkelanjutan bagi OKU Timur.

Pelaksanaan Festival Jerami Sebiduk Sehaluan 2018 sekaligus mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 yang akan digelar pada 18 Agustus 2018. Dengan demikian OKU Timur memiliki cara tersendiri untuk mendukung pelaksanaan Asian Games di Jakarta dan Palembang dengan menghadirkan pertunjukan seni yang bernilai tinggi baik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Acara ini merupakan perwujudan kolaborasi kreatif pemerintah Kabupaten OKU Timur untuk memajukan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan produksi panen petani demi terciptanya kedaulatan pangan nasional.

Saat ini panitia dan pekerja seni tengah mengerjakan pembuatan patung jerami dan dekorasi di lokasi Festival Jerami Sebiduk Sehaluan OKU Timur 2018. Untuk peserta patung jerami, panitia menargetkan minimal 200 patung/peserta yang berasal dari Desa, Kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Muspida (Polri, Kejaksaan, TNI, DPRD), BUMN/BUMD, Perbankan, perusahaan, komunitas dan masyarakat umum.

Sedangkan untuk target pengunjung setiap hari ditargetkan 1.000 orang per hari. Terbukti saat persiapan yang sedang berlangsung saat ini pengunjung yang datang mencapai 500 – 700 orang per hari.

Disamping itu, panitia juga menargetkan selama kegiatan Festival Jerami berlangsung di lokasi terjadi perputaran uang mencapai Rp 1 miliar, dimana di lokasi kita menyediakan tenda/stand untuk bazar, lapak untuk pelaku UKM dan pedagang kecil.