Ciptakan 262 Patung Jerami, FJSS 2018 Raih Rekor Dunia

piagam Rekor Dunia yang diraih saat pelaksanaan Festival Jerami sebiduk sehaluan

FESTIVAL Jerami Sebiduk Sehaluan (FJSS) mendapat apresiasi banyak pihak, bahkan festival yang dimotori Insan Pers selaku panitia ini, diganjar dengan penghargaan rekor MURI dan Rekor Dunia sebagai festival Membuat Patung Jerami Terbanyak. Berhasilnya memecahkan Rekor Dunia dalam ketegori patung terbanyak pada Festival Jerami Sebiduk Sehaluan (FJSS) 2018 yang dilaksanakan di Bendung Perjaya, OKU Timur mendapatkan penghargaan berupa sertifikat Rekor Muri Dunia.

Penyerahan sertifikat rekor muri dunia ini diserahkan langsung oleh Manager Museum Rekor Indoneseia (MURI) Andre Purwandono SS, kepada Ketua Umum FJSS 2018 Edward Ferdinant SH kemudian diberikan kepada Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos, MSi yang juga disaksikan perwakilan dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia Heri Heriawan, dan Gubernur Sumsel Ir H. Alex Noerdin serta unsur Muspida lainnya.

“Sebelum memberikan rekor dunia ini terlebih dahulu kami melakukan riset dan belum ada dibelahan dunia manapun event patung jerami sebanyak ini. Dan festival patung jerami ini baru ada di Indonesia. Oleh karena itu festival ini layak menjadi Rekor Dunia dengan jumlah 262 patung,” kata Andre Purwandono SS, Minggu (5/8/2018).

Lanjut Andre, dirinya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh wartawan yang ada di Kabupaten OKU Timur yang terlibat dalam panitia di FJSS ini. Sebab menurutnya, untuk menjadi event Top harus ada kriteria khusus dan OKU Timur menciptakan itu.

“OKU Timur layak kami ganjar sebuah rekor kategori superlatif dimana segala sesuatu dapat diukur dan dihitung. Intinya OKU Timur sangat luar biasa,” ungkapnya.

Sedangkan perwakilan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Heri Heriawan mengatakan, OKU Timur menjadi salah satu daerah yang layak dijadikan Destinasi Wisata baru di Indonesia. Festival Jerami Sebiduk Sehaluan ini merupakan gabungan antara dunia pertanian dan dunia wisata yang layak dipromosikan di manca negara.

“Kita dari Kementrian Pariwisata bangga dengan FJSS dan sangat mengharapkan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara kontinue dan akan menjadi kalender tetap Kementrian Pariwisata,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Ir H Alex Noerdin sesaat sebelum membuka FJSS 2018 memberikan apresiasi pada kabupaten yang dijuluki lumbung pangan nasional ini.

“Ini kegiatan baru dilaksanakan untuk pertama kali, dan kegiatan ini sudah mendapatkan rekor dunia. Memang sangat luar biasa OKU Timur,” jelas Alex yang langsung disambut dengan tepuk tangan oleh ribuan masyarakat OKU Timur yang hadir. (adv).