HUT RI Ke- 73, Lima WBP Rutan Martapura Dapat Remisi Bebas

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Sebanyak 197 Orang Warga Binaan Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Martapura mendapat pengurangan masa tahanan (remisi), bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 5 orang mendapatkan remisi langsung bebas atau Remisi Umum (RU II), sedangkan 192 orang mendapatkan Remisi Umum (RU I). Pemberian remisi tersebut diberikan langsung oleh Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos, pada Jumat (17/8/2018) di Cabang Rutan Martapura.

Menurut, Kepala Rutan Martapura Royhan Al Faisal mengatakan, jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di cabang Rutan Martapura berjumlah 357 orang jumlah dengan kapasitas 179 orang, sehingga kelebihan hunian atau over kapasitas sebanyak 50%. Sedangkan untuk petugas pengamanan berjumlah 12 orang yang di bagi menjadi empat regu yang masing-masing regu berjumlah tiga orang.

“Remisi merupakan instrumen yang dapat merubah perilaku WBP untuk berprilaku baik dalam masa pembinaan. Karena remisi hanya diberikan kepada WBP yang berkelakuan baik. Mereka yang melakukan pelanggaran peraturan tata tertib tidak akan mendapatkan remisi,” katanya.

Lalu lanjut Royhan, berdasarkan data jumlah kasus WBP mengalami peningkatan dan juga penurunan. Untuk kasus narkoba sebesar 36% mengalami peningkatan dari tahun 2017, dan untuk kasus curat atau curas pada tahun ini sebesar 35% mengalami penurunan sebesar 7%. Sedangkan untuk kasus umum sebesar 27% mengalami peningkatan sebesar 2%.

“Manfaat lanjut dari pemberian remisi adalah dapat mengurangi tingkat hunian Rutan yang semakin tinggi. Remisi dapat mempercepat WBP untuk keluar dari Rutan sehingga over kapasitas tingkat hunian akan cepat berkurang,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi mengatakan, apabila Kementerian Hukum dan HAM akan membangun Rutan, Pemerintah Daerah telah menyiapkan lahannya. Kemudian dirinya juga menyampaikan ucapa terima kasih untuk pegawai yang mendapatkan penghargaan Satya Lencana selama 10 tahun.

“Saya ucapkan terima kasih untuk pegawai yang atas pengabdiannya di Rutan ini. Lalu, bagi yang mendapatkan Remisi bebas agar tidak kembali lagi ke sini. Karena kesalahan orang itu ada yang di segaja dan tidak disegaja ada karena faktor ekonomi dan ada yang disengaja,” pungkasnya.