MUI OKU Timur : Untuk Umat Muslim, Imunisasi Vaksin MR Sebaiknya Menunggu Fatwa Halal

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Dinas Kesehatan (Dinkes) OKU Timur hingga kini masih terus melakukan imunisasi vaksin Measles dan Rubella (MR) kepada anak – anak. Kegiatan imunisasi berdasarkan intruksi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Penggunaan imunisasi vaksin MR oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) diperbolehkan karena kondisi keterpaksaan. Hal tersebut membuat program vaksin untuk mencegah campak dan rubella ini dilanjutkan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan OKU Timur Dr Erly Yani, M.Mkes mengatakan sasaran imunisasi MR ialah anak umur sembilan bulan sampai di bawah 15 tahun. Untuk targetnya, kata dia, sebanyak 174.493 anak hasil cakupan sampai tanggal 25 Agustus 2018. Adapun pelaksanaan imunisasi MR selama Agustus di sekolah – sekolah.

“Pada September di Posyandu dan pelayanan kesehatan lainnya. Jadi, berdasarkan surat ini kita tetap lanjutkan imunisasi MR ini,” katanya saat dibincangi pada Senin (27/8/2018).

Sementara Ketua MUI OKU Timur KH Fuad Maskuri mengatakan pada awalnya belum ada fatwa halal dari MUI terkait imunisasi tersebut.

“Untuk umat muslim, sebaiknya menunggu adanya fatwa halal dari MUI. Namun sudah ada juga yang sudah imunisasi dan ada juga yang belum. Kita sampaikan kepada masyarakat lebih baik menunggu (fatwa MUI) dan MUI OKU Timur terus memantau,” terangnya.