Satu Jamaah Haji Asal OKU Timur Meninggal Dunia

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – H. Gimin Bin Wongso warga Desa Nusa Agung, Kecamatan Belitang III, meninggal dunia. H. Gimin diduga mengalami serangan jantung, yang merupakan salah satu jamaah haji asal Kabupaten OKU Timur yang tergabung pada keberangkatan kloter 5 embarkasi Palembang. Menurut informasi, sebelum meninggal dunia, almarhum sempat di rujuk ke Klinik Kesehatan Kantor Haji 2 Syisah Madinah, Minggu (26/8/2018) WAS.

Menurut Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) H. Muhammad Kastawi,Lc,MM mengatakan, pada minggu pagi kondisi almarhum H. Gimin Bin Wongso memang agak sedikikt kurang sehat, tetapi masih bisa berjalan. Namun pada sekitar pukul 10.00 WAS, Almarhum mengalami sesak nafas dan sekitar pukul 10.30 WAS almarhum dibawa petugas Kesehatan menuju Klinik Kesehatan Sektor 2 Mekkah untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Menurut hasil pemerikasaan dan analisa dr. Erwin Syukri, Z, Sp, selaku dokter TKHI di Klinik Kesehatan sector 2 Syisah Madinah yang saat itu menangani langsung Almarhum H. Gimin Bin Wongso membenarkan bahwa beliau mengalami sesak dada sehingga mengakibatkan asistol alias henti jantung/serangan jantung,” katanya.

Selanjutnya masih kata dia, petugas medis mencoba melakukan Cardiopulmonary Resusication (CPR) atau usaha untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan sirkulasi. Tim medis juga telah melakukan penanganan akibat terhentinya denyut jantung, namun upaya itu tidak berhasil.

“Tepat pukul 13:00 WAS, Almarhum H. Gimin Bin Wongso dengan nomor Pasport B 9589928, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, dengan tutup usia kurang lebih 78 Tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Kakankemenag OKU Timur H. Abdul Rosyid, melalui Kasi Haji dan Umroh H.M.Husni Zabidi,SE mengatakan, pihaknya membernarkan adanya jamaah haji asal Kabupaten OKU Timur yang tergabung pada kloter 5 embarkasi Palembang meninggal dunia. Saat ini almarhum sudah di makamkan di pemakaman umum soraya, yang sebelumnya disholatkan di masjidil haram, Mekah serta pihak keluarga juga diberitahukan.

“Secara umum seluruh jamaah haji memang benar-benar harus exstra tenaganya apalagi saat proses armuna (arafah,musdalifah,mina) karena sangat menguras tenaga. Kemungkinan almarhum juga bisa jadi kecapean, dan menurut informasi beliau juga punya riwayat darah tinggi. Kita turut berbela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya satu jamaah haji asal OKU Timur yang tergabung pada kloter 5 Embarkasi Palembang,” ungkapnya.

Selain itu Husni juga menambahkan, semoga Almarhum khusnul khotimah serta di terima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan ikhalas. Dan juga, saat ini total jamaah haji asal OKU Timur yang meninggal dunia di Madinah sebanyak 3 orang.

“Mari kita semua berdoa mudah-mudahan jamaah haji kita, Jamaah Haji Indonesia sehat, selamat mulai dari pemberangkatan sampai kembali ke tanah air dan berkumpul kembali dengan sanak keluarga,” tutupnya.