Imunisasi MR, Kurangi Resiko Kecacatan Fisik Pada Bayi

Foto : ilustrasi

KABAROKUTIMUR.COM | OKU TIMUR – Pentingnya vaksin Measles Rubella (MR) bagi kesehatan anak dan ibu hamil agar terhindar dari resiko kecacatan fisik pada bayi. Serta Vaksin MR juga bermanfaat untuk menimalisir terjadinya kematian maupun KLB serta memutus transmisi penularan virus campak dimasyarakat. Mengingat akan hal tersebut, Dinas Kesehatan OKU Timur melalui Puskesmas Martapura menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai anak usia 9 bulan hingga 15 tahun serta ibu rumah tangga yang sedang mengandung untuk segera melakukan imunisasi vaksin Measles Rubella (MR) atau lebih dikenal dengan Campak Rubella.

Menurut Kepala Puskesmas Martapura Maslinda, S.KM, saat diwawancarai mengatakan, penyebaran virus MR dapat menyerang semua kelompok umur yang tidak mempunyai kekebalan terhadap virus Rubella. Untuk itu dirinya mengingatkan agar masyarakat yang belum melakukan imunisasi agar segera diimunisasi karena tidak dipungut biaya alias gratis.

“Virus MR merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan menular melalui udara yang bisa mengancam keselamatan anak dan ibu hamil. Kita berharap masyarakat tidak terpengaruh dengan adanya berita yang belum tentu kebenarannya tentang vaksin MR yang mengandung unsur tidak halal, dimana vaksin ini memang perlu diberikan untuk kekebalan tubuh terhadap virus MR,” katanya.

Untuk saat ini, lanjut kata Maslinda, jumlah masyarakat diwilayah Martapura yang sudah melakukan imunisasi MR sudah sekitar 65 persen selama bulan Agustus. Pemberian imunisasi ini akan terus berlangsung hingga akhir September mendatang.

“Untuk disekolah sudah semua sekolah diwilayah kerja kita yang diberi imunisasi, hanya saja belum seluruh siswa yang mau, karena mereka takut belum ada keterangan halal dari MUI.” ujarnya.

Dirinya juga menambahkan, untuk mencapai target, selain kembali memberikan himbauan kepada anak-anak disekolah yang belum melakukan imunisasi, pihaknya juga membuka pelayanan imunisasi MR melalui bidan-bidan yang praktek atau bidan desa diwilayah masing-masing agar target semua masyarakat mendapatan imunisasi MR bisa tercapai hingga akhir bulan ini.

“Selain pelayanan di Puskesmas kita juga memberdayakan sebanyak 40 bidan desa yang tersebar diwilayah Martapura yang tujuannnya membantu masyarakat dalam mendapatan imunisasi MR, serta siap memberikan pertolongan jika ada masyarakat yang butuh bantuan medis,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu Bidan Desa Nurwidya menambahkan, jika tidak melakukan imunisasi banyak sekali efek samping yang disebabkan virus MR diantaranya komplikasi Pneumonia, Diare, Meningitis yang bisa menyebabkan kematian.

“Alhamdulillah saat ini masyarakat sudah cukup sadar pentingnya manfaat imunisasi dianantaranya imunisasi Campak dan Maesles Rubella. Untuk itu kita menghimbau agar masyarakat senantiasa melakukan imunisasai secara dini agar dapat mencegah penyakit virus MR ini,” ungkapnya.